Dari Surabaya Lazismu Jatim Kirim Logistik 2 Kontainer Melalui Meratus Lines dan 3 Truk Via KRI TNI AL dari Balikpapan Menuju ke Palu Sulawesi Tengah

Media sosial

Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Jawa Timur melalui perwakilan wilayah pembantu daerah se Jatim selama sepekan ini telah menghimpun bantuan untuk korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Bantuan itu ditujukan untuk warga terdampak di kota teluk yang dilanda gempa bumi dahsyat 7,7 SR, tsunami dan pergeseran tanah di Sulawesi Tengah.

Menurut drh. Zainul Muslimin, ketua Lazismu Jatim, selama seminggu telah terkumpul dana hampir Rp. 500 juta dan barang sebanyak 2 kontainer. Barang dan uang bantuan diperoleh dari sumbangan warga dan Amal Usaha Muhammadiyah serta masyarakat umum yang diserahkan melalui Lazismu.

Pengiriman barang menuju ke Palu ini didukung dengan free cargo oleh Meratus Lines sebagai shipping company terkemuka di Indonesia. Pada tahap pertama hari Sabtu siang (06/10/18) telah dimuat di kantor Lazismu Jatim sebanyak 1 kontainer yang terdiri dari air minum dalam kemasan, terpal, bahan makanan, obat-obatan, alat kesehatan, alat kebersihan dan selimut. Sedangkan pada tahap kedua akan dilakukan pemuatan pada hari rabu mendatang (10/10/18).

Cargo bantuan tersebut diberangkatkan menggunakan kapal Meratus ke Sulawesi Tengah pada hari ahad (07/10/18) menuju ke pelabuhan Pantoloan, Palu. Diperkirakan kapal akan sandar di Pantoloan pada hari rabu malam (10/10/18) dan barang akan sampai di Puskor MDMC di Unismuh, kawasan Taliese, Palu, pada hari kamis siangnya.

Selain itu drh. Zainul juga mengabarkan bahwa Lazismu Jawa Timur juga berpartisipasi dalam pengiriman bantuan logistik yang dikoordinasikan oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Lazismu Jatim telah menyediakan beberapa truk Sembako dan alat kebersihan yang akan dikirimkan ke Palu melalui Balikpapan.

Semula, logistik dijadwalkan akan diangkut dengan menggunakan pesawat Hercules TNI AU, namun karena pesawat tersebut jumlahnya terbatas dan mendesak dipergunakan untuk mengangkut personil aparat yang akan bertugas ke Palu, maka pengiriman logistik dialihkan dengan menggunakan kapal TNI AL (KRI). Diharapkan dalam beberapa hari ke depan bantuan logistik akan sampai di Pantoloan dan didistribusikan kepada warga korban terdampak, pungkas drh. Zainul. (Adit).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?