Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT, bahwa banjir bandang dan lumpur longsor yang terjadi di Singojuruh Banyuwangi beberapa waktu yang lalu telah tertangani dengan baik. Kehidupan warga telah normal kembali. Warga yang terdampak pun telah tertangani dan mendapat bantuan dari berbagai lapisan dan elemen masyarakat di Jawa Timur, khususnya organisasi sosial keagamaan, Muhammadiyah. Kini adalah masa untuk rekonstruksi dan rehabilitasi agar Singojuruh bangkit perkasa, kuat kembali dan berkemajuan.

Mengakhiri masa tanggap darurat, Lazismu Jatim kembali mengadakan Aksi Bersama untuk Sesama di Singojuruh. Kegiatan tersebut diwujudkan dalam bentuk berkunjung bersama-sama para Pengurus dan Amil Lazismu se-Jatim dan Bakti Sosial ke lokasi yang terdampak bencana di Singojuruh.

Aksi bersama tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu 11 Agustus 2018. Kegiatan dimulai dari Masjid Ahmad Dahlan / Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyuwangi menuju ke Kecamatan Singjuruh dengan berkonvoi bersama sebanyak 25 mobil (Ambulan dan Operasional) Lazismu beserta 25 kendaraan Muhammadiyah dan AUM se-Banyuwangi yang dikawal oleh Patwal Polisi dan Satuan KOKAM.

Setiba di lokasi yakni desa Singojuruh, Kecamatan Singojuruh, serangkaian acara pun telah disiapkan oleh Panitia. Dimulai dari berbagai Sambutan mulai dari Camat hingga Ketua PDM, Penyerahan Santunan 25 Anak Yatim dan 335 Paket Sembako untuk warga terdampak bencana, hingga pemberian piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap pihak-pihak yang telah berperan serta dalam menangani tanggap bencana banjir lumpur dan longsor di Singojuruh.

Menandai semangat bangkit kembali, kuat perkasa dan berkemajuan pada ummat Islam di kawasan eks bencana, maka pada sebidang tanah yang sudah dibebaskan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Singojuruh akan didirikan Gedung Dakwah Muhammadiyah. Rencananya gedung tersebut berlantai 3 dengan kebutuhan dana sekitar Rp. 1,5 Milyar. Gedung dakwah tersebut nantinya akan menjadi pusat kegiatan umat Islam di Singojuruh dalam bidang keagamaan, pendidikan non formal, sosial, kesehatan dan budaya.

Oleh sebab itu Lazismu se-Jawa Timur telah menggalang dana untuk masa rehabilitasi dan rekonstruksi di Singojuruh yang senilai Rp. 85 juta yang diserahkan untuk membantu pembangunan gedung dakwah tersebut. Penyerahan dana bantuan pembangunan gedung dakwah dilakukan oleh drh. Zainul Muslimin kepada Muchlis, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Banyuwangi.

Di akhir acara juga dilakukan seremoni peletakan batu pertama pembangunan gedung dakwah Muhammadiyah Singojuruh oleh PDM Banyuwangi, Lazismu Jatim, MDMC dan pihak Muspika. Diharapkan pada akhir tahun 2018 ini lantai 1 gedung dakwah telah dapat dimanfaatkan untuk kegiatan dakwah. Sedangkan pengerjaan lantai 2 dan 3 akan dilakukan secara bertahap. (Adit).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *