Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Alhamdulillah, pada hari Ahad pagi, tanggal 23 Desember 2018 bu Yatmini telah sampai di kota Depok, Jawa Barat. Perjalanan panjang harus ditempuh janda berusia 60 tahun ini dari kota Kediri hingga sampai ke kota yang berbatasan dengan DKI Jakarta untuk pulang ke tengah keluarga dekatnya.

Bu Yatmini merupakan salah satu pasien yang dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Ahmad Dahlan Kediri. Ia dirawat di RS itu karena tertimpa musibah kecelakaan, yaitu tertabrak sepeda motor hingga patah tulang kakinya. Selama beberapa lama bu Yatmini dirawat dengan intensif mengingat usianya yang telah lanjut.

Setelah dirawat di rumah sakit, bu Yatmini berkeinginan untuk ikut tinggal bersama adiknya yang berada di kota Depok. Bila bersama adik iparnya yang usianya sama-sama telah lanjut di kota Kediri menurutnya akan sangat merepotkan. Sang adik ipar itu jelas tak mampu merawatnya. Dokter pun sudah merekomendasikan bahwa bu Yatmini boleh dibawa pulang dan siap untuk perjalanan jauh.

Mbak Yanti, keponakan bu Yatmini, juga setuju jika Budhenya itu mendapatkan perawatan lanjutan bila sudah sampai kota Depok, karena dekat dengan keluarganya. Namun ia merasa kebingungan untuk merealisasikan keinginan Budhenya itu; hendak dibawa naik kendaraan apa supaya bisa cepat sampai ke kota Depok. Bila naik transportasi umum seperti bis atau kereta api, harus berpindah-pindah rute dan untuk itu kondisi bu Yatmini tidak memungkinkan. Walau sudah pulih ternyata ia masih lemah.

Jalan satu-satunya adalah dengan menggunakan kendaraan ambulan. Namun untuk menyewa ambulan tentu bu yatmini dan keluarganya sangat merasa keberatan karena ongkosnya mahal. Setelah berkomunikasi kesana kemari akhirnya bertemulah mbak Yanti dengan Lazismu kota Kediri. Kebetulan Lazismu kota Kediri mempunyai ambulan dan gratis lagi, untuk warga yang tidak mampu. Nah, bersama Layanan Sosial Ambulance gratis Lazismu keinginan bu Yatmini bisa terwujud.

Pada hari Sabtu, 22 Desember 2018 siang, bu Yatmini beranjak dari kota Kediri menuju Depok menggunakan ambulan Lazismu. Tim ambulan Lazismu Kota Kediri mengantar bu Yatmini hingga Sragen.

Di kota Sragen, hari Sabtu malam, bu Yatmini transit ke Klinik ‘Aisyiyah Sragen untuk beristirahat dan diperiksa kondisi tubuhnya. Setelah beristirahat sejenak perjalanan bu Yatmini pun segera dilanjut dengan berestafet menggunakan ambulan Lazismu Sragen, yang telah siap mengantarnya hingga sampai di kota Depok Jawa Barat. Pada malam itu pun bu Yatmini kembali melaju menempuh perjalanan panjang melintasi jalan tol Jawa Tengah hingga ke Depok, Jawa Barat.

Pada hari ahad pagi bu Yatmini tersenyum lega karena telah sampai ke Depok, rumah keluarga dekatnya. Keluarganya sudah merencanakan agar bu Yatmini kembali dirawat di rumah sakit terdekat untuk pemulihan lanjutan. Setelah itu bu Yatmini tinggal bersama adiknya guna memudahkan keluarganya untuk merawatnya.

Kru ambulan Lazismu segera berpamit diri kembali ke Sragen. Itulah semangat bersinergi jaringan ambulan Lazismu se-Indonesia. Melalui koordinasi yang matang dapat mengantar bu Yatmini dari kota Kediri Jawa Timur, menuju tempat tinggalnya di kota Depok, Jawa Barat.

Bersama kita bisa, berbagi untuk sesama. Memberi untuk negeri. Lazismu tiada henti mengabdi dengan sepenuh hati. (Adit/Nano)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *