Search
Close this search box.
Whatsapp Chat
Konsultasikan Zakat Anda kepada Kami

Banjir Bandang Masih Terus Mengancam, LAZISMU Galang Donasi Untuk Bencana Hidrometeorologi Nasional

Banjir rob atau pasang air laut besar melanda beberapa daerah pada bulan Februari 2024 ini di pantai utara pulau Jawa seperti Demak, Kudus dan sebagainya. Sebelumnya kabupaten Grobogan terjadi banjir bandang akibat luapan sungai yang mengalir di daerah itu. Disamping itu beberapa daerah luar Jawa juga terdampak banjir besar.

Akibat banjir tersebut banyak tempat tinggal, fasilitas umum, gedung perkantoran dan bangunan lainnya terendam air setinggi 1 meter lebih. Warga juga menderita karena harus mengungsi ke tempat yang lebih aman dan terlindungi akibat tempat tinggalnya terendam banjir. Selain itu juga berpotensi terjadinya korban jiwa dalam peristiwa ini.

Dengan demikian banyak kawasan di Indonesia masih berpotensi terdampak banjir atau salah satu dari bencana hidrometeorologi. Bencana hidrometeorologi adalah suatu fenomena bencana alam atau proses merusak yang terjadi di atmosfer (meteorologi), air (hidrologi), atau lautan (oseanografi).

Bencana hidrometeorologi disebabkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan. Bentuk bencana hidrometeorologi berupa kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, longsor, angin puyuh, gelombang dingin, hingga gelombang panas. Dampak bencana hidrometeorologi dapat menyebabkan hilangnya nyawa, dampak kesehatan kerusakan harta benda, hilangnya mata pencaharian, gangguan sosial, ekonomi, dan kerusakan lingkungan.

Persyarikatan Muhammadiyah senantiasa mengambil peran dalam kegiatan dakwah dan kemasyarakatan, termasuk tanggap kebencanaan baik lokal, regional maupun nasional. Sudah menjadi jatidiri Muhammadiyah untuk menjadi yang terdepan dalam setiap amal kebajikan.

Menurut Aditio Yudono, Wakil Ketua LAZISMU wilayah Jatim yang membidangi pendistribusian dan pendayagunaan, Persyarikatan Muhammadiyah melalui LAZISMU dan Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) atau yang dikenal sebagai Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) senantiasa hadir dalam peristiwa kebencanaan. Kehadiran Muhammadiyah adalah untuk membantu Badan Kebencanaan Pemerintah dalam menangani dampak dari bencana yang terjadi.

Oleh karena itu dalam menghadapi bencana hidrometeorologi tahun ini LAZISMU kembali mengajak masyarakat yang berkemampuan dan mempunyai kelapangan rizki untuk berderma dan bersedekah membantu korban terdampak bencana. Derma dan sedekah untuk bencana melalui lembaga yang terpercaya, termasuk LAZISMU. Harapan dari bantuan ini, warga terdampak bencana dapat terselamatkan dan terbantu dari penderitaan dan kesengsaraan yang dialaminya.

Bantuan dalam bentuk barang yang sangat dibutuhkan pada saat terjadinya bencana, yaitu antara lain :

  • Sembako (beras, gula, minyak goreng, tepung, telur, garam dan sebagainya),
  • Air minum,
  • Selimut dan sarung,
  • Obat-obatan ringan,
  • Alat kebersihan,
  • Alat kesehatan,
  • Alat Memasak,
  • Tenda, tikar dan terpal.

Kemudian untuk barang bantuan bisa dikirimkan ke kantor LAZISMU Daerah se-Jawa Timur, atau ke gedung Kemanusiaan LAZISMU Jatim di Jl Jawa no 5 Buduran Sidoarjo.

Sedangkan untuk donasi uang bisa ditransfer ke rekening LAZISMU Jatim, yaitu :

Rekening LAZISMU Kebencanaan dan Kemanusiaan

  • Bank Mu’amalat No. 7710015635 a/n LAZIS MUHAMMADIYAH JAWA TIMUR.
  • Bank Syariah Indonesia BSI 9000002221 a/n LAZIS MUHAMMADIYAH JATIM HUMANITY.
  • Konfirmasi Transfer WA : 0851-6170-2078

Baca Kabar lainnya

Profil

Donasi

Layanan

Daftar