BankZiska Bantu Usaha Mbah Tunar Pengrajin Rinjing di Ponorogo Agar Tetap Eksis

Media sosial

Kemarin, 3/3/2021, saya menghubungi Pak Setiyo, Relawan BankZiska Lazismu Mlarak. Bertanya kabar tentang perkembangan para mitra. Bu Misrati pecel, Mbah Tunar rinjing serta beberapa pedagang kecil lainnya yang dibiayai pinjaman qordhul hasan BankZiska.

Tak terasa, BankZiska sudah berumur 6 bulan dan semakin kesini semakin terasa manfaatnya. Mbah Tunar termasuk generasi awal mitra BankZiska. Sehari-hari berprofesi sebagai pengrajin rinjing. Produksi rinjingnya tidak banyak. Dalam beberapa hari mbah tunar hanya mampu memproduksi 1 rinjing saja.

Hasilnya untuk menyambung hidup sehari-hari. Saya tanya ke pak setiyo, rinjingnya sudah ada yang ambil belum? Sudah, katanya. Jika belum saya bermaksud mencarikan jejaring pasar rinjing buat mbah tunar. Agar rinjingnya selalu terjual.

Tak disangka, penampung rinjing Mbah Tunar ternyata salah satu mitra BankZiska. Namanya Pak Lik Karni, pedagang nasi pecel. Dia yang mengambil rinjing mbah Tunar dan menjualkannya. Saya terharu mendengar ini. Begitu indahnya Allah merancang, dalam hati berdoa, Semoga Allah Ta’ala merahmati hidup mereka, amiin.

Kabar menggembirakan lainnya, saat ini Mbah Tunar sudah tidak tidak punya lagi pinjaman berbunga. Sejak dibiayai BankZiska dengan pinjaman lunak, ringan, tanpa bunga, tanpa biaya, dan tanpa jaminan. Mbah tunar melepas semua pinjaman rentenya.

Lalu saya teringat pesan Ust Zainul Muslimin, Ketua Lazismu wilayah Jawa Timur tentang harapan besarnya pada BankZiska, yang kehadirannya harus benar-benar menjadi solusi bagi ekonomi umat. Saatnya BankZiska ditumbuh kembangkan dan dimasifkan.

tulisan : Faruq Ahmad Futaqi, Manager BankZiska Ponorogo, Membangun Ekonomi Tanpa Riba

[divider]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?