Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Gilang, biasanya ia dipanggil oleh teman-temannya. Anak ramaja yang tinggal desa Kertosari, kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, kini keadaannya tak seperti dulu lagi. Tumor ganas yang dideritanya membuatnya harus berhenti dari segala aktivitas. Tak bisa lagi bermain bersama teman-teman di lingkungannya, apalagi pergi ke sekolah.

Usianya baru 11 tahun dan Gilang tercatat sebagai murid di Sekolah Dasar kelas 5 di SDN Kertosari 1 Kecamatan Purwosari. Gilang harus beristirahat total dari segala kegiatan, tak bisa lagi melanjutkan sekolah karena kondisinya yang lemah tak berdaya.

Menurut Moh Syaifuddin, Amil Lazismu Kabupaten Pasuruan, setelah diperiksakan di Puskesmas dan berlanjut ke Rumah Sakit, kini Gilang harus menerima perawatan yang intensif. Ternyata hasil fisioterapi, Gilang tidak bisa dioperasi, karena pada tempat tumor ganas tersebut akan mengalami pendarahan, sehingga dikuatirkan akan mengakibatkan kematian.

Dokter pun juga masih harus meneliti lebih lanjut terkait penyakit Gilang yang tergolong langka ini. Selanjutnya para tim dokter di RS Syaiful Anawar, Malang, mengambil tindakan Kemoterapi. Tentu jalan yang ditempuh oleh Gilang untuk proses penyembuhannya masih sangat panjang.

Biaya yang harus dikeluarkan pun tak sedikit. Pengobatan dan perawatan memakan biaya kurang lebih 60 juta Rupiah sungguh memberatkan orang tua Gilang. Ayah Gilang, Junaidi yang hanya pekerja serabutan dan ibunya seorang buruh cuci, tak mampu membiayai pengobatannya.

Dengan hidup bersama kedua orangtuanya, nenek, dan budhe yang mempunyai keterbelakangan mental, membuat beban biaya hidup keluarga Gilang semakin bertambah. Tragisnya, ayah Gilang sempat meminjam uang di bank sebesar Rp 10 juta dengan jaminan sertifikat rumahnya.

Guna meringankan beban keluarga Gilang, Lazismu Kabupaten Pasuruan menggalang donasi kepada masyarakat luas. Penyerahan hasil donasi untuk Gilang, penderita tumor ganas, dilakukan di ruang perawatannya di RS Syaiful Anwar Malang, ahad (14/2/21), oleh Titik Sariyatun, Ketua Lazismu kabupaten Pasuruan.

Dana donasi sebesar Rp. 3,2 juta yang terkumpul selama beberapa hari lalu itu diserahkan kepada orang tua Gilang, dengan harapan dapat membantu meringankan biaya pengobatan Gilang.

Memang jumlah donasi tersebut belum memenuhi besarnya kebutuhan biaya pengobatan dan perawatan Gilang, namun setidaknya bisa sedikit meringankan beban orang tuanya, kata Didin, panggilan Syaifuddin, Amil Lazismu Kabupaten Pasuruan.

“Tentu kami masih membuka seluas-luasnya kepada ummat Islam dan masyarakat di Pasuruan untuk berdonasi membantu meringankan beban orang tua adik Gilang dan juga demi kesembuhan Gilang. Donasi bisa ditransfer ke rekening Lazismu Kabupaten Pasuruan di BRI Syariah dengan nomor rekening 1059977179. Semoga dapat membantu pemulihan adik Gilang” harap Didin. (Adit)

[divider]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *