Search
Close this search box.
Whatsapp Chat
Konsultasikan Zakat Anda kepada Kami

Banyak Warga Terjerat Hutang, Lazismu Bojonegoro Launching Bankziska

 

Salah satu permasalahan masyarakat Bojonegoro saat ini adalah masih banyaknya warga yang terjerat hutang kepada renternir. Hal ini menjadi perhatian serius pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro dan juga pengelola Lazismu Bojonegoro. Setelah beberapa kali konsultasi dan pelatihan tentang Bankziska, akhirnya pada Sabtu, 25/11/2023 bertempat di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bojonegoro dilakukan launching Bankziska Kabupaten Bojonegoro. Hadir pada acara tersebut, Sigit Hermawan, wakil ketua bidang audit kepatuhan mewakili ketua Lazismu Jawa Timur, Faruq Ahmad Futaqi Direktur Bankziska Jawa Timur, Suwito Ketua PDM Bojonegoro, Rofi’i Ketua Lazismu Bojonegoro dan sejumlah pengurus PDM dan Lazismu.

Acara dibuka oleh Sambutan Ketua PDM Kabupaten Bojonegoro yang menyampaikan pentingnya keikhlasan dan kejujuran dalam mengelola persyarikatan termasuk Lazismu dan Bankziska. Selanjutnya sambutan oleh Ketua Lazismu Kabupaten Bojonegoro yang menguraikan pencapaian zakat infaq dan shadaqah sebesar Rp 4,6 Milyar dan berjanji akan terus meningkatkan kuantitas dan kualitas Lazismu Bojonegoro. Pada sesi ketiga sambutan oleh Wakil  Ketua Bidang Audit Keuangan yang menyatakan tentang pentingnya pengelolaan kelembagaan dan keuangan Lazismu  dan Bankziska. “Pihak PDM dan Lazismu secara kelembagaan harus memahami posisi masing-masing. Untuk keuangan, pengelola Lazismu harus taat keuangan dan akuntansi karena menerima dana dari Masyarakat atau muzakki maka harus diaudit oleh Kantor Akuntan Publik. Ini menjadi syarat transparansi dan akuntabillitas Lazismu”  ungkap Sigit yang juga asli Bojonegoro.

Sesi terakhir dilakukan pembinaan oleh Direktur Bankziska Jawa Timur yang menyampaikan materi tentang Sejarah Bankziska, dasar hukum syariah, dan teknis operasional Bankziska. Pada saat tanya jawab ada peserta yang menanyakan apakah Bankziska ini bisa menerima tabungan. Atas pertanyaan ini Direktur Bankziska menyampaikan “Banyak yang mengira Bankziska ini adalah bank padahal bukan. Jadi Bankziska itu kepanjangan dari  bantuan keuangan berbasis zakat, infaq, sadaqah dana dana sosial keagamaan. Jadi Bankziska bergerak dibidang pemberdayaan UMKM khususnya pemberantasan dan penanganan warga yang terjerat riba” ungkap  Faruq yang juga dosen UIN Ponorogo  ini. (SHR)

Baca Kabar lainnya

Profil

Donasi

Layanan

Daftar