Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Tiada lelah menghimpun dan menggali dana ummat serta selalu memberi untuk negeri, Lazismu PDM Kabupaten Malang kali ini memberikan bantuan kepada si kembar Sa’adatul Khasanan dan Sa’adatul Rohmah. Gadis kembar siswa kelas 11 Madrasah Aliyah Ahmad Yani Kemantren Jabung Kabupaten Malang menerima bantuan / beasiswa pendidikan.

Putri ke-8 dan ke-9 pasangan Darman dengan Da’ini yang tinggal di dusun Gasek kidul desa gading kembar kecamatan Jabung kabupaten Malang ini bukanlah satu-satunya mitra lazismu PDM kabupaten Malang untuk inplementasi program ataupun penyaluran program bantuan / beasiswa pendidikan. masih terdapat puluhan sasaran program tersbut yang tersebar di seluruh desa / kecamatan di kabupaten malang.

Sa’adatul Khasanah dan Sa’adatul Rohmah memang berasal dari keluarga kurang mampu secara materi, dimana orang tuanya darman (ayah) dan da’ini (ibu) hanya pekerja serabutan sebagai buruh tani yang mesti tetap bertahan hidup dan menghidupi kesepuluh putra / putrinya. Optimisme dan semangat yang luar biasa Darman / Da’ini yang jadikan kesepuluh putra / putrinya tak satupun yang tidak bersekolah. dengan obsesi serta mimpi / harapan yang sederhana, hanya ingin semua anak-anaknya dapat memperoleh bekal ilmu yang cukup, yang kemudian dapat mengamalkan ilmu itu kepada orang lain. Ya Darman / Da’ini sangat ingin kesepuluh anaknya kelak bisa jadi guru / ustadzah.

Sebuah keluarga yang masih jauh dari kecukupan, namun miliki semangat mengemban amanah serta punya prinsip hidup yang dilandasi keislaman yang sungguh luar biasa. Itulah adanya keluarga sebagaimana diungkapkan Wagiran anggota PCM Jabung kabupaten Malang yang ikut mendampingi penyaluran bantuan beasiswa oleh lazismu PDM kab. Malang.

Sementara itu Hariadi, ketua Divisi pengembangan Lazismu PDM kab. Malang, yang menyalurkan bantuan / beasiswa untuk si kembar “Sa’adatul” (Khasanah/ Rohmah) mengatakan meski ananda berdua berasal dari keluarga yang kurang mampu, namun memiliki prestasi akademik yang membanggakan di sekolahnya. Oleh karena itu bantuan beasiswa dari Lazismu PDM kab. Malang ini dapat memberikan tambahan semangat serta motivasi agar dapatnya ananda berdua dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi (khususnya di bidang akademik) sehingga nantinya bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi dengan berbagai jalan kemudahan serta fasilitas yang ada dari dinas terkait, baik dari pemerintah kabupaten, propinsi maupun pusat.

Melalui gerakan filantropi, Muhammadiyah akan senantiasa bekerja untuk terlaksananya mu’amalat duniawiyah (pengolahan dunia dan pembinaan masyarakat di berbagai bidang; pendidikan, sosial, ekonomi serta sosial dan budaya) dengan berdasarkan ajaran agama serta menjadi semua kegiatan dalam bidang ini sebagai ibadah kepada Allah SWT. yang termaktub dalam salah satu butir MKCH (Matan keyakinan dan cita-cita hidup Muhammadiyah). Karena sejak awal berdirinya pada tahun 1912 hingga saat sekarang ini kehadiran Muhammadiyah dengan ciri khas dakwah Islam yang berkarakter dan berkemajuan tidak hanya lantang mengkritisi kebijakan pemerintah dan menawarkan pemikiran dan solusi namun lebih daripada itu Muhammadiyah adalah bagian dari solusi itu sendiri, tambah Hariadi. (Hari).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *