Search
Close this search box.
Whatsapp Chat
Konsultasikan Zakat Anda kepada Kami

Bersama MTT, LAZISMU Salurkan Bantuan Bakti Guru Muhammadiyah Tahap Ketiga Untuk Jember, Banyuwangi, Bondowoso dan Lumajang

Program Bakti Guru Muhammadiyah yang dilaksanakan oleh LAZISMU saat ini sudah sampai pada tahap ketiga. Bantuan ini menyasar kepada para guru Muhammadiyah berdasarkan data dari Majelis Dikdasmen Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. Sedianya bantuan untuk membantu kesejahteraan guru yang berpenghasilan minim diberikan setiap bulan sekali. Namun untuk teknisnya dibuat secara bertahap, setiap tahap dua bulan sekali.

Bertempat di Aula SMA Muhammadiyah 3 di Jl Mastrip Jember, hari Sabtu tanggal 18 November 2023, bantuan bagi Guru Muhammadiyah dari LAZISMU diserahkan kepada 83 penerima manfaat untuk kawasan Jember, Bondowoso, Banyuwangi dan Lumajang. Sebelumnya, pada tahap pertama dan kedua penyaluran dilakukan melalui kantor LAZISMU Daerah masing-masing. Kini dilakukan pada forum acara yang agenda utamanya adalah silaturrahim dan penyaluran bantuan Bakti Guru.

Tidak semua guru bisa datang pada acara ini mengingat banyak yang sibuk dengan berbagai kegiatan di tempatnya. Pada acara di Jember ini sebanyak 50 orang guru bersama pendamping atau yang mewakili dari keempat Daerah itu hadir pada acara forum pertemuan.

Kegiatan ini juga merupakan kerja bareng dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) yang merupakan komunitas muzaki dari perusahaan seluler terkemuka di Indonesia, yaitu Telkomsel. LAZISMU menggandeng MTT guna turut membantu kesejahteraan para guru, insan pencerdas bangsa. Tentunya pengadaan paket bantuan ini dibiayai dari dana zakat para karyawan Telkomsel yang dihimpun oleh MTT.

Abdul Khamil, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kabupaten Jember menyambut baik program ini untuk membantu meningkatkan kesejahteraan guru-guru Muhammadiyah di Jawa Timur. Menurutnya, saat ini penting membangun sinergitas dan kerjasama dalam hal filantopi antara LAZISMU dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), khususnya perguruan atau sekolah. Seluruh AUM harus berhubungan dengan LAZISMU. Karena dengan sinergitas yang terjalin ini akan dapat mendukung program-program Persyarikatan, termasuk dalam dunia pendidikan, gagasnya.

Sementara itu Wakil Ketua LAZISMU Jatim bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Aditio Yudono menyatakan bahwa program Bakti Guru ini akan terus dievaluasi dan dikembangkan, baik teknis pelaksanaannya hingga efektifitasnya. Ke depan program ini akan terus ditingkatkan kualitasnya sehingga mampu membantu peningkatan taraf kesejahteraan para guru Muhammadiyah terutama yang berada di kawasan pelosok dan terpencil.

“Untuk tahun 2023 baru sebatas ini LAZISMU bisa memberikan bantuan kepada guru-guru Muhammadiyah dengan kriteria perlu dibantu sesuai dengan data Majelis Dikdasmen. Per orang setiap bulan 10kg beras plus RendangMu kaleng selama 10 bulan. Ke depan perlu dipikirkan peningkatannya, kalau sekarang baru 652 orang se-Jatim, tahun depan bisa 1000 orang guru” kata Aditio Yudono ketika memberikan sambutan di hadapan peserta forum pertemuan.

“Kepedulian dan perhatian Muhammadiyah terhadap para guru dan tenaga kependidikan khususnya di sekolah atau perguruan di pelosok dan terpencil harus terus diupayakan apapun bentuknya. Utamanya kesejahteraan insan pendidik itu dapat terpenuhi. Karena hal itu dapat turut mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya kualitas dakwah dan Amal Usaha Muhammadiyah di suatu Daerah atau kawasan. Dengan bersinergi maka kekuatan untuk mengupayakan hal itu bukan sesuatu yang sulit, insya Allah,” harap Aditio. (Ddt)

Baca Kabar lainnya

Profil

Donasi

Layanan

Daftar