Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Budi Suryanto

Dalam melakukan pengelolaan Usaha yang baru, dibutuhkan beberapa cara promosi dan pengenalan Brand yang khusus. Agar dalam perjalanan pencitraan dan penetrasi kepada target konsumen yang tepat dapat tercapai dalam waktu dan biaya yang lebih efektif.

Logo sebagai Identitas

Dalam bisnis yang baik mesti memiliki logo sebagai identitas, identitas ini yang akan mengarahkan konsumen kepada bentuk dan karakter produk. Logo yang bagus dan berkelas harus diimbangi dengan kualitas produk dan layanan yang baik, akan tetapi kekuatan sebuah logo tidak serta merta berpengaruh pada naiknya angka penjualan, tetapi Logo akan mempengaruhi penilaian seberapa baik sebuah produk dapat diharapkan.

Ciptakan logo dengan desain yang baik, sertakan selalu logo anda pada kartu nama, kop surat, amplop, invoice, iklan, website dan sebagainya.

Company profile dan website yang profesional

Buat  sebuah company profile anda se-simple mungkin dengan jumlah halaman sesedikit mungkin, buatlah susunan layout,  graphis dan foto sebaik mungkin tentang nilai bisnis Anda, manfaat yang menguntungkan bagi kustomer, testimonial jika ada, dan jika memungkinkan sedikit studi kasus, dan info kontak Anda sejelas mungkin.

Aplikasikan Company profile ke dalam website yang  anda buat. Website bagi para pengguna internet akan menjadi media referensi, mereka mencari referensi tentang kebutuhan mereka, sebaiknya website anda bersifat informatif dan bersifat  selalu memberikan solusi.

Data Pelanggan/Target Market

Mengumpulkan data pelanggan merupakan usaha yang penting. Pada saat proses perkenalan produk ataupun penjualan berlangsung, pastikan Anda mendapatkan data pelanggan sesuai dengan kebutuhan Anda sehingga akan berguna untuk strategi promosi maupun rencana perusahaan berikutnya dimasa nanti.

Multi  Penetrasi Marketing

Berbagai cara untuk mempublikasikan usaha anda seperti melalui semacam iklan surat secara langsung menuju alamat kustomer, melalui email, Social media, Brodcast massenger, men-sponsorship beberapa event yang sesuai, partisipan dalam pameran, dan masih banyak lagi, hal ini akan memberikan pengingat yang terus menerus kepada konsumen. Konon seorang pembeli setidaknya harus diberi informasi 7 kali sebelum pada akhirnya membeli. Jadi perlu berkali-kali mengingatkan dan mempromosikan untuk bisa mendapatkan orang yang mau membeli.

Strategi Branding

Branding yang baik sangat berimbas pada kesuksesan jangka panjang. Banyak orang berpikir bahwa branding hanya pada pengembangan logo, tapi lebih dari itu, branding adalah bagaimana memanage pemikiran dan dan emosi konsumen untuk membentuk perilaku yang mengarahkan konsumen kepada keinginan memilih produk yang ditawarkan.

Ketika image brand yang anda kehendaki tidak tertanam dalam benak kustomer yang menjadi target anda, maka anda harus menemukan cara-cara mengingatkan dan membuat kebiasaan-kebiasaan baru yang diciptakan mengarah kepada manfaat produk Anda.

Kesan dari Pengalaman Pemakai (Testimoni)

Masyarakat biasanya akan lebih mempercayai sebuah produk baru berdasarkan dari pengalaman orang lain yang sudah pernah mencoba  produk tsb. Mereka cenderung meyakini bahwa produk itu baik, jika mereka mendengar cerita atau mendapatkan rekomendasi dari orang – orang disekitar mereka, dengan tujuan bahwa pelanggan mereka akan membawa banyak cerita kepada orang lain tentang brand dan produk terbaru yang dikeluarkan, karena first impression seorang pelanggan akan menentukan keputusan untuk menyukai produk itu untuk seterusnya.

Kemasan

Untuk  produk baru, kemasan adalah hal pertama dalam proses membangun branding, karena menurut penyelidikan para ahli, dari seluruh kegiatan penginderaan manusia, 80 %  penginderaan adalah yang dilakukan melalui penglihatan.

Pada dasarnya tahap pertama dari mengeluarkan produk baru (Launching) adalah bagaimana masyarakat mengenali terlebih dahulu, dalam arti mereka mengetahui Merek, mengetahui bentuk dan dimana bisa didapatkan. Ini tahap terpenting yang dijalani dengan cara berpromosi dan penetrasi marketing ke masyarakat secara terus menerus (beriklan/reklame).

Setelah tahap itu terpenuhi, mulai ada respon dari konsumen dengan bertanya, mencari dan mencoba. inilah saatnya untuk memBranding Nama produk tersebut sebagai cara untuk membawa inspirasi konsumen terhadap image produk itu menjadi sesuatu yang disukai dan diinginkan (Branding Progress) sehingga pada akhirnya produk tersebut akan dicintai dan tetap dalam ingatan konsumen selama mungkin. Selamat Berkarya.

Budi Suryanto, Pengusaha, Konsultan UMKM Jatim dan Anggota Pengurus Lazismu Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *