Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Kebutuhan untuk memenuhi sarana ibadah menjadi fokus perhatian lembaga amil zakat nasional (Lazismu). Sebuah masjid darurat didirikan untuk korban gempa Palu pada Kamis (11/10/2018) di Taipavatuoge, Kecamatan Palu utara. Di kawasan ini Terdapat 78 Kepala Keluarga (KK), khususnya di dusun tersebut.

Salah seorang warga bernama Zakir (42) menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Lazismu. “Atas bantuan Lazismu masjid darurat berdiri di sini. Semoga bantuan ini menjadi berkah untuk kami,” katanya.

Bersamaan dengan berdirinya masjid darurat tersebut, Sekretaris Lazismu Kota Parepare Saiful Amir, menyerahkan bantuan berupa terpal untuk membangun atap. “Bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk melengkapi sarana ibadah,” pungkasnya.

Tak hanya di Kota Palu, relawan MDMC juga memberikan layanan kepada para warga terdampak gempa di Kota Palu yang mengungsi ke Kota Makassar. Ambulans MDMC-Lazismu Kota Makassar mengirimkan bantuan ke titik-titik pengungsian yang ada di Kota Makassar.

Sejauh ini tercatat 10 titik pengungsian yang ditangani Lazismu Makassar, dengan jumlah pengungsi mencapai limah puluh orang atau 10 KK per titik.

Dihari yang sama, relawan MDMC menjemput bantuan logistik dari Lazismu Sulawesi Selatan yang berasal dari kabupaten Pare, Sidrap, Pinrang, dan Enrekang di Pelabuhan Pantoloan. Ini bantuannya dari Muhammadiyah Sulawesi Tenggara sebanyak 6 ton diangkut dengan moda transportasi laut menggunakan Kapal Navigasi Andromeda. (na / www.lazismu.org)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *