Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Tubuh mungil nan polos itu kini terlelap, bukan tidur, namun ditidurkan. Selang-selang masuk melalui mulut tak dirasakannya. Memberi waktu dokter dermawan bekerja maksimal

Wajah polosnya kini begitu nyata. Dengan senyumnya tak lagi tersekat, Rasya Aditya Putra, masa depanmu makin ceria. Menatap dunia, menebar manfaat.

Alhamdulillah, akhirnya bayi penderita bibir sumbing itu dioperasi juga. Pasien yang diketahui oleh Team Lazismu Jember atas informasi dari Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 01 Kecong, beberapa itu akhirnya dioperasi pada hari Sabtu (15 Juli 2017) sekitar jam 14.00WIB di RS. Paru-Paru Jember, secara gratis, tanpa dipungut biaya sedikitpun, bahkan Team Relawan Kesehatan Lazismu Jember beserta warga Muhammadiyah kencong yang didukung penuh oleh Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) PDM Jember ini turut memberikan santunan dan kendaraan antar jemput bagi pasien dan keluarga yang mendampingi.

Bayi laki-laki ganteng bernama Rasya Aditya Putra ini merupakan anak pertama dari pasangan Mas Hendrik dan Yurike, kini dia berumur 5 (lima) bulan, dan setelah melalui berbagai rangkaian pemeriksaan akhirnya bisa dioperasi bisa dilakukan pada hari Sabtu (15 Juli 2017), di Rumah Sakit Umum Paru-Paru Jember.

Team Relawan kesehatan Lazismu Jember bersama Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 01 Kencong turut serta menemani sejak penjemputan, pendampingan sebelum hingga pasca operasi, bahkan hingga mengantarkan kembali kerumah ke esokan harinya.

Rizal, relawan kemanusiaan Lazismu Jember yang ditugaskan menemani pasien ini begitu sigap membantu untuk menguruskan berbagai kebutuhan mulai administrasi dan sebagainya yang perlukan, bahkan untuk memantau kesehatannya, aktivis IMM Fikes yang masih kuliah di Akademi Keperawatan Unmuh Jember ini harus rela standby seharian sejak sebelum dioperasi menemani dan mengantarkan hingga kerumah pasien ke esokan harinya.

“Jangan lupa seminggu lagi diperiksakan ke RS. Paru-Paru bu”, kata Rizal mengingatkan, karena khusus untuk pasien bayi Rasya ini harus melakukan operasi 2x, dikarenakan masih ada operasi yang harus dilakukan kembali dibagian rongga dalam, sedangkan untuk operasi pertama untuk menyatukan bibir luar, sambil menunggu perkembangan kesehatannya, operasi ke-2 diagendakan akan dilaksanakan kembali 4 (empat) bulan kemudian.

Lazismu Jember juga turut memberikan santunan berupa susu formula dan bubur untuk bayi Rasya, dikarenakan sejak lahir karena kondisi yang menderita bibir sumbing, bayi Rasya harus disusui dengan susu formula dan sudah diberi makan bubur.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua rekan dari Lazismu dan pak Boris yang telah membantu mengoperasi anak saya yang menderita bibir sumbing”, kata Yurike ibu Rasya, pada saat Team Relawan Kesehatan Lazismu Jember selesai mengantarkan pasien beserta keluarga yang mendampingi di Kec. Kencong – Jember sehari setelah operasi pada Ahad (16 Juli 2017).

Semoga segera diberi kesehatan dan kebahagiaan, agar operasi ke-2 untuk rongga mulut bagian dalam bisa dilaksanakan dengan lebih baik sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan bersama dr. Ulfa, dokter spesialis bedah di RS. Paru-Paru Jember.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *