Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Program filantropi cilik Lazismu Kota Malang yang baru-baru ini diluncurkan mendapatkan respon yang positif dari anak-anak sekolah. Terutama bagi Dhira, siswa SD Muhammadiyah 9 Kota Malang yang antusias ikut menyisihkan uangnya untuk dimasukkan di kaleng infaq. Tidak hanya cukup itu, Dhira juga mengajak teman-teman sekolahnya untuk ikut serta bergabung dalam program filantropi cilik tersebut.

Berkat antusias yang tinggi dan dukungan dari orang tuanya, Dhira mendapat kepercayaan dari Lazismu kota Malang untuk menjadi Amil Cilik. Tugasnya adalah mengajak teman-teman sekolahnya untuk ikut bergabung menyisihkan uangnya di kaleng infaq cilik. Selain itu, Dhira juga mengkoordinir hasil infaq dari kaleng infaq teman-temannya.

Dhira menceritakan, sudah sejak 4 bulan lalu menjadi amil cilik. “ketika itu saya lagi ke rumah pak arif (pengurus Lazismu) kemudian ditawari untuk mengkoordinir infaq kaleng teman-teman dan tetangga” Terang Dhira. Siswa SD kelas 3 yang punya nama Lengkap Nadhira Firdausi Nuzula Ramadhani ini dengan dibantu ibunya akhirnya mulai menyampaikan ke teman-temannya dan mengumpulkan infaqnya meski dalam jumlah yang masih sedikit.

Perjuangan Dhira untuk mengajak teman-temannya berinfaq melalui kelang Lazismu mendapat respon yang Beramacam-macam. “Ada yang senang dan ada yang cuek” ujar Dhira. Sampai saat ini, Dhira telah mengkoordinir seluruh kelas 3 disekolahnya dari teman-temannya yang menggunakan kaleng infaq Lazismu. Setiap akhir bulan Dhira meminta kepada temannya untuk membawa infaq hasil dari kaleng untuk dibawa waktu sekolah untuk dikumpulkan kepadanya.

Sebagai amil cilik lewat kaleng infaq Lazismu, Dhira mengaku senang bisa memberikan manfaat kepada orang lain. “Alhamdulillah, saya senang bisa menjadi amil cilik karena saya bisa memberi manfaat kepada teman-teman” Kata Dhira.

Sementara itu, ibunda Dhira, Wiji Astutik sangat mendukung aktivitas anaknya sebagai amil cilik bahkan berharap bisa diteruskan sampai dewasa nanti. “Paling tidak hidup kita bisa bermanfaat untuk sesama meskipun sedikit. Selain itu juga bisa melatih anak saya untuk peka terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar ” Ujar Bu Wiji.

Perlu diketahui, bahwa program filantropi cilik merupakan program yang dikhususkan untuk mengajak dan melatih anak-anak agar gemar berinfaq sejak kecil. Program ini dirupakan dalam bentuk kaleng infaq yang bisa dibawa masing-masing anak. Jika sudah sebulan, kaleng infaq dikumpulkan kepada petugas amil Lazismu setempat untuk dicatat nominalnya. (Beni)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *