Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Semangat al-Maun senantiasa menjadi ruh dan jiwa bagi insan Sang Pencerah berkiprah dan beramal nyata di kota Pasuruan. Menyemarakkan Bulan Muharram 1439 Hijriyah dan Milad Muhammadiyah ke-108, Lazismu dan PDM Kota Pasuruan kembali mengadakan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.

Pada ahad pagi, 15 Oktober 2017 di Masjid Darul Arqom Kota Pasuruan diadakan Kajian Ahad Pagi yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan sosial Muharram, seperti khitanan masal bagi 85 anak warga kurang mampu, pengobatan gratis, santunan bagi 114 dhuafa dan 50 anak yatim, serta aksi donor darah bersama PMI.

Pada kesempatan tersebut hadir Walikota Pasuruan, Drs. Setiyono, MSi, guna memberikan sambutan sekaligus mengapresiasi kiprah Gerakan Muhammadiyah yang sedang berMilad di bumi Untung Suropati itu. Walau di kota Pasuruan minoritas, menurut Setiyono warga Muhammadiyah mampu berbuat banyak dan beramal nyata bagi masyarakat luas tanpa memandang perbedaan. Manfaat Muhammadiyah semakin dirasakan oleh warga kota. Itulah yang sangat diapresiasi oleh Pemerintah Kota Pasuruan.

Selanjutnya Walikota Pasuruan berkenan memberikan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat sekaligus menyemangati mereka yang hidup dalam kondisi kekurangan, termasuk warga disabilitas dan yang menderita stroke menerima bantuan kursi roda.

Sementara itu suasana di sekitar Masjid Darul Arqom sangat ramai karena aktifitas Sosial Muharram yang diselenggarakan oleh Lazismu dan PDM Kota Pasuruan tersebut. Ruangan dan halaman masjid seakan tak mampu menampung 700-an hadirin yang datang. Semoga semakin bermanfaat dan mencerahkan. Demikian pula dengan ruangan SMK Muhammadiyah Pasuruan juga digunakan untuk Layanan Pengobatan dan Khitanan Masal.

Acara Sosial Muharram 1439 H ini didukung oleh Tim Medis dari Rumah Sakit R. Sudarsono Kota Pasuruan, Rumah Sakit Islam ‘Aisyiyah Malang dan PMI Kota Pasuruan.

Pada momen itu juga diserah-terimakan barang-barang berupa ; dipan, kasur dan lampu LED senilai Rp. 55 juta dari perolehan wakaf tunai untuk kebutuhan Rumah Tahfidz. Peralatan tersebut diserahkan dari Lazismu kepada Majelis Wakaf dan selanjutnya diserahkan kepada pengelola Rumah Tahfidz yaitu Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Pasuruan di hadapan PD Muhammadiyah dan Walikota Pasuruan.

Rumah Tahfidz adalah merupakan program unggulan Lazismu bersama ‘Aisyiyah kota Pasuruan. Tujuan dari Rumah Tahfidz ini adalah untuk melahirkan para hufadz al-Qur’an dari kalangan santri anak-anak dari berbagai Taman Pendidikan al-Qur’an dan lembaga pendidikan Sekolah formal, baik yang berasal dari kota Pasuruan maupun dari luar kota. (Adit/foto: Agus Salim & Narko).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *