Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Alhamdulillah, pada hari ini, Ahad, 30 April 2017 Proyek Rehabilitas Asrama Putera Pondok Pesantren al-Ikhlas Muhammadiyah Tolobali Kab. Bima yang diinisiasi oleh Lazismu-MDMC-MPKU PWM Jatim diresmikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, DR. Haedar Nashir. Peresmian itu dilaksanakan pada kegiatan Tablig Akbar Muhammadiyah Kabupaten dan Kota Bima di kompleks Ponpes dan Peguruan Muhammadiyah Bima. Haedar Nashir juga meresmikan Bangunan Ruang Rawat Inap dan IGD Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bima.

Hadir pada kesempatan tersebut perwakilan PWM dari NTB, Jawa Timur (Prof Thohir Luth) dan DIY, Ketua PDM Kabupaten dan Kota Bima, pimpinan Ortom/Majelis/Lembaga/AUM, Ketua Lazismu Jatim (drh. Zainul Muslimin), Ketua MPKU Jatim (dr. Zainul), serta warga Muhammadiyah dari Kab. Bima, Kota Bima dan Kab. Dompu. Sebanyak 1000 orang warga Muhammadiyah dari ketiga Daerah tersebut memadati halaman kompleks Perguruan Muhammadiyah Bima. Acara juga dimarakkan dengan pembagian 100 paket sembako kepada warga fakir miskin di Bima oleh Lazismu Jatim.

Proyek ini merupakan program bersama Lazismu, MPKU dan MLHPB / MDMC PWM Jatim yang bersinergi merehab asrama putera Pondok Pesantren al-Ikhlas di area kompleks Perguruan Muhammadiyah Bima akibat terdampak bencana banjir bandang (Januari 2017). Pengerjaan proyek ini dimulai pada tanggal 1 Maret 2017 yang menelan dana Rp. 384 juta. Pengerjaan meliputi peninggian bangunan, penggantian plafon-atap, pembuatan dapur, kamar mandi dan lain-lain hingga layak untuk digunakan oleh para santri. Alhamdulillah satu lokal asrama putera ini sesuai dengan target yaitu pada akhir April 2017 telah rampung dan siap diresmikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dana rehab ini diperoleh dari hasil penggalangan bantuan bencana banjir bandang Bima beberapa waktu yang lalu yang berasal dari donatur, Kantor Daerah Lazismu, AUM Sekolah Muhammadiyah dan Jaringan Rumah Sakit Muhammadiyah se-Jatim. Sebagian dana bantuan itu juga dipergunakan untuk merevitalisasi RS PKU Muhammadiyah Bima yang sempat lumpuh akibat banjir bandang.

  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *