Pantang Pulang Sebelum Warga Senang, Komitmen MDMC-LAZISMU di Lereng Gunung Semeru Lumajang

Media sosial

Pantang pulang sebelum warga senang, itulah semboyan yang kerap didengungkan oleh para Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan LAZISMU Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lumajang pada partisipasi penanganan erupsi Gunung Semeru. Berada di lokasi bencana tidak hanya sehari dua hari, namun hingga masa tanggap darurat selesai pun masih terus mendampingi warga terdampak.

Oleh karena itu MDMC dan LAZISMU dalam rangkaian kegiatan pasca erupsi Gunung Semeru mengadakan giat pentribusian bantuan. Aksi diadakan pada hari Kamis pagi, tanggal 17 Desember 2020.

Anggit, Ketua MDMC Lumajang menjelaskan, aksi dimulai pada pukul 07.46 WIB yakni Upacara pemberangkatan armada pendistribusi bantuan beserta para Relawan yang dipimpin oleh Ketua PDM Lumajang Suharyo, AP di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lumajang.

Unsur Muhammadiyah yang ikut dalam aksi ini sebanyak 31 orang. Selain Relawan MDMC dan LAZISMU PDM Lumajang, juga turut serta ibu-ibu ‘Aisyiyah, Pandu Hizbul Wathon, KOKAM Pemuda Muhammadiyah, IMM-IPM, dan SMK Muhamadiyah Lumajang. Sebanyak 11 unit kendaraan Muhammadiyah digunakan dalam aksi sosial ini.

Aksi ini berupa mendistribusikan bantuan untuk warga yang terdampak di dusun Supiturang, berupa : 180 paket sembako, Air minum 180 Dus, 1 tanki berisi 5000 liter air, dan 5 tanki berisi 25.000 liter air, serta keperluan Balita dan perlengkapan ibu hamil.

Pukul 10.00 WIB rombongan tiba di balai desa dan langsung berkoordinasi dengan Nurul Yakin, Kepala Desa Supit Urang. Seteleh berkoordinasi, pentribusian bantuan sembako dan air minum dilakukan. Kebutuhan Balita seperti bubur, pampers, susu, biskuit juga dibagikan kepada para ibu hamil di RT 10, 11 RW 4 dan RT 12 RW 5, dusun Sumbersari.

Pukul 11.00 hingga 18.00 WIB droping air bersih disalurkan di dusun Sumber sari dan dusun Gumuk Emas sebanyak 5 tanki oleh tim MDMC-LAZISMU dan AMCF.

Menurut asessment awal, warga kekurangan air untuk kebutuhan mandi, cuci dan persawahan, berada di RT 9, 10, 11 di dusun Sumbersari, desa Supit Urang kecamatan Pronojiwo. Pipanisasi dan bangunan sumber air bersih rusak akibat terseret aliran lahar dingin. Sementara sumber air sumur masih terasa panas.

Selain itu kebutuhan air bersih juga dirasakan di dusun Gumuk Emas. Dalam tiga hari kedepan tim MDMC – LAZISMU Lumajang bersama dengan AMCF masih akan melakukan distribusi air bersih.

Anggit menambahkan bahwa kondisi di lereng gunung Semeru saat ini cuaca pagi yang cerah, warga sudah beraktivitas seperti biasa. Warga masih membutuhkan air bersih dikarenakan sumber air sampai saat ini belum bisa diperbaiki oleh sebab tertutup abu vulkanik. Sambil menunggu pengerjaan dari PUPR BPBD setempat, droping air bersih untuk memasak warga terus dilakukan oleh MDMC-LAZISMU bekerja sma dengan AMCF.

Anggit ketika di lokasi pendistribusian bantuan menghimbau kepada warga agar tetap tenang dan waspada terkait erupsi gunung Semeru. Masyarakat tetap diminta untuk melakukan Physical Distancing, pakai masker, cuci tangan setelah beraktifitas, tidak panik, tetap waspada dan selalu menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh agar terhindar dari virus Covid 19. (adit/sumber: Kus/Anggit, Ketua MDMC Lumajang 081334844143).

[divider]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?