Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Salah satu program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh Laziamu Gresik adalah Tani Bangkit. Program ini merupakan sinergi Lazismu dengan Majelis Lingkungan Hidup (MLH), Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Gresik. Menurut Kemas Rizal, Sekretaris Lazismu Gresik, Program Tani Bangkit ini tidak hanya menyasar ke bidang pertanian tanaman pangan namun juga ke perikanan, khususnya pertambakan.

Maka pada Sabtu pagi, tanggal 17 Maret 2018 dilakukan kegiatan tebar benih udang windu di desa Kramat Kec. Duduksampeyan Gresik. Aktivitas ini dilaksanakan di salah satu lahan wakaf Muhammadiyah yang ada di desa itu. Benih yang ditanam adalah udang windu, sejumlah 10 rean (50.000 ekor).

Diharapkan dalam 3 bulan ke depan udang sudah sudah dapat dipanen, dengan prediksi hasil 3-4 kwintal, pada lahan seluas 0.8 Ha. Hasil normalnya adalah sekitar 1 kwintal, namun dalam penanaman ini bisa mencapai 300% karena sistem tanam yang dikelola MLH PDM Kab. Gresik. Tentu sebelum panen dilakukan pemeliharaan dan perawatan secara khusus.

Dengan modal awal Rp. 6 juta nantinya jika dipanen, udang bisa dijual dengan harga Rp. 125.000 per-kg. Hasil panen udang setelah dibagi dengan petambak, akan digunakan untuk pengembangan dakwah Islam melalui Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kramat, Duduksampeyan dan juga untuk tebar benih kedua.

Program ini bertujuan tidak hanya untuk mendapatkan dana dakwah namun juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar bisa membudidayakan udang yang didukung dengan benih berkualitas dan pemeliharaan yang baik sehingga dapat menghasilkan panen terbaik bagi kesejahteraan warga. (Adit/Kms).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *