Lazismu Jatim Siapkan Amil Profesional Yang Berdedikasi dan Berdaya Juang

Media sosial

Ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai dan mumpuni merupakan suatu keniscayaan bagi semua organisasi, terlebih bagi organisasi yang mengedepankan profesonalitas sebagai ukuran kinerja dan semangat geraknya. SDM yang berdedikasi dan berdaya juang serta mampu bekerja sesuai target mutlak diperlukan dalam rangka mencapai tujuan organisasi itu sendiri.

Menyadari hal itu Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Jawa Timur merasa perlu mempersiapkan dan menyediakan tenaga Amil yang berdedikasi dan berdaya juang tinggi serta profesional dalam bekerja. Untuk itu Lazismu menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Amil selama tiga hari di kota Probolinggo.

Diklat Amil yang bertempat di Hall Hotel Ratna ini dilaksanakan mulai tanggal 30 Maret hingga 1 April 2018, diikuti oleh 45 orang peserta utusan dari Lazismu Daerah Kabupaten dan Kota se jawa Timur. Yang spesial Diklat juga diikuti oleh 2 orang peserta yang berasal dari Lazismu luar wilayah, yaitu dari Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Diklat Amil Fundraising Lazismu Jatim yang diselenggarakan bertepatan dengan even Tour d’Baksos-3 tahun 2018 kali ini adalah merupakan yang kedua. Yang pertama diselenggarakan pada tahun 2016 di Prigen, Pasuruan. Tema Diklat Amil 2018 ini adalah “Menjadi Amil Profresional Menuju Sukses Fundraising 2018”.

Bertindak selaku instruktur adalah Sabar Waluyo (Instruktur Zakat tingkat nasional) dan dibantu oleh Muhammad Masrukh (Wakil Sekretaris BP Lazismu Jatim) dan Habib (Lazismu Banyumas). Sedangkan narasumber adalah Ust. DR. Syamsuddin, MA dan Ir. Agus Edi Sumanto (Wakil Ketua Lazismu Jatim).

Materi yang disajikan dalam Diklat Amil ini antara lain : Fiqh Zakat, Manajemen Lazismu, Performance of Amil, Customer Service Excellence, Ketrampilan Komunikasi Dasar, Etika Kerja Profesional, Membangun Team Work Yang Hebat, Corporate value dan praktik lapangan. Peserta juga dilatih praktik lapangan yaitu diterjunkan secara langsung ke masyarakat di kota Probolinggo seperti alun-alun, pasar dan perumahan guna mensosialisasikan Lazismu dan menghimpun Muzaki.

Harapan dari Diklat Amil ini adalah tampilnya Amil-amil Lazismu yang profesional, cakap, berpenampilan excelent dan mampu bekerja secara tim dalam mencapai target yang telah ditetapkan serta dapat memberikan layanan prima kepada Muzaki dan Mustahik. (Adit / foto : Mamak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?