Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shodaqah (LAZISMU) Kota Malang tak pernahberhenti bergerak untuk kepentingan ummat, terutama dalam hal pemberdayaan ekonomi. Keseriusan itu ditunjukkan dengan digulirkannya bantuan usaha produktif yang telah berwujud nyata. Warung Pangsit Mie dan Mie Ayam Pak Ganis adalah hasil dari bantuan usaha produktif tersebut.

Warung milik Pak Ganis tersebut berada di Jalan Bareng Tengah, Klojen, Kota Malang. Lokasinya di pinggir jalan, sebelah utaranya, berdekatan dengan Masjid Al-Amin milik Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bareng, Klojen. Warung yang buka mulai pukul 10 pagi sampai 9 malam itu baru saja dilaunching oleh Lazismu kota Malang, Rabu, (1/2).

Menurut Sadam, selaku Koordinator Kecamatan Klojen LazisMu Kota Malang mengatakan, program bantuan produktif untuk mendukung para mustahiq yang punya potensi dalam berwirausaha. “Program bantuan produktif ini digulirkan untuk memberdayakan mustahiq yang mempunyai keahlian/minat berwirausaha,” kata Sadam.

Pemilik warung, Pak Ganis berterimakasih pada Lazismu Kota Malang yang bersedia memberikan bantuan untuk modal usahanya. “Dengan usaha Pangsit Mie dan Mie Ayam, saya bisa bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujar Ganis yang juga warga Muhammadiyah Bareng.

Tujuan program bantuan produktif ini untuk mendukung mustahiq agar bisa mandiri dalam ekonomi dengan berwirausaha, agar nantinya bisa menjadi muzakki. “Tugas utama LazisMu adalah mensupport Mustahiq agar menjadi Muzakki,” ucap Sadam.

Sadam menambahkan, program bantuan produktif merupakan bantuan yang bersifat pinjaman tanpa bunga, namun tidak diberikan berupa uang tetapi berupa peralatan yang diperlukan untuk usaha, Misalnya berupa Rombong Pangsit dan Mie Ayam. “Jenis usaha bisa apa saja, yang penting realistis dan punya prospek bisa berkembang. Untuk pengembaliannya, penerima bantuan produktif mengembalikan dana bantuan sesuai dengan kemampuannya,” tambah Sadam.

Jika tertarik mengikuti program bantuan produktif dari LazisMu kota Malang ini, ada beberapa prosedur yang mesti diikuti. Sadam menjelaskan agar bisa menjadi penerima bantuan produktif ini syaratnya mudah.

“Pertama, ada rekomendasi Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM)/takmir masjid dimana yang bersangkutan tinggal. Kedua, mengajukan permohonan usaha beserta rincian biaya usaha. Terakhir, pihak LazisMu akan mensurvey kelayakan dari usaha yang akan dilakukan,” jelas Sadam.

Lebih lanjut, Sadam menjelaskan terkait besarnya dana bantuan produktif yang diberikan. “Jumlah nilai nominal Bantuan Produktif disesuaikan kemampuan LazisMu saat Mustahiq melakukan pengajuan,” pungkas Sadam. (http://www.muhammadiyah.or.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *