Lazismu Siapkan Qurban Terbaikmu Untuk Kuatkan Ketahanan Pangan dan Mendukung SDGs

Media sosial

Alhamdulillah, Puji dan syukur kehadirat Allah SWT hingga saat ini ditengah pandemi yang masih melanda, kita semua masih dianugerahi kesehatan sehingga dapat menunaikan tugas-tugas dan amanah yang menjadi kewajiban kita bersama. Setelah hiruk pikuk kegiatan Ramadhan 1442 H, disusul dengan tragedi kemanusiaan yang dialami oleh saudara-saudara kita di Palestina, yang juga sangat menyita perhatian kita semua hingga saat ini, kita harus menyiapkan program qurban yang sebentar lagi akan menghampiri kaum muslimin.

Tahun ini Hari Raya Idul Adha atau Idul Qurban di Indonesia, 10 Dzulhijjah 1442 Hijriyah, jatuh pada hari Selasa tanggal 20 Juli 2021. Ummat Islam di tanah air melaksanakan ibadah Sholat ‘Ied dan dilanjutkan menyembelih hewan ternak sebagai ibadah Qurban. Penyembelihan hewan ternak Qurban juga dilakukan selama 3 hari Tasyrik.

Daging Qurban diperlukan sebagai pemenuhan kebutuhan gizi dan sumber protein hewani bagi masyarakat. Stok daging segar melimpah ketika masa Idul Qurban, dalam waktu yang sama dan singkat (hari tasyrik). Tentu harus dicegah sifat berlebihan yang berakibat kemubaziran dan terjadinya gangguan kesehatan akibat mengkonsumsi daging secara berlebihan dalam satu waktu.

Pada sisi lain ketika terjadi bencana atau wabah timbul dampak bagi warga secara ekonomi, psikologi dan kesehatan. Pada masa tanggap darurat bencana atau pada masa wabah dan panceklik warga terdampak merasa kesulitan untuk mendapatkan bahan makanan yang bergizi, sehingga mengkonsumsi makanan yang tidak bergizi. Oleh karena itu perlu ketersediaan makanan bergizi bagi warga terdampak bencana dan kekurangan pangan guna mempertahankan hidup, pemulihan kesehatan, psikologi dan membangkitkan semangat dan optimisme untuk bangkit kembali.

Sementara itu daya tahan daging hasil qurban terbatas dan bisa cepat rusak jika tidak disimpan pada tempat penyimpanan yang memadai. Nah, bagaimana memanfaatkan ketersediaan daging Qurban yang melimpah untuk diolah dan dikemas menjadi makanan yang bisa tahan dalam jangka waktu yang panjang ? Bagaimana pula daging qurban bisa bermanfaat dan turut membahagiakan warga terdampak bencana dan masyarakat yang sangat membutuhkan pada masa kekurangan pangan ?

Sebagaimana biasanya bahwa Lazismu tidak pernah absen dalam kegiatan-kegiatan keagamaan tersebut dan bahkan berperan aktif dalam mensyiarkannya, terlebih di tengah pandemi yang hingga saat ini masih menghantui masyarakat Indonesia dan bahkan masyarakat dunia, maka Lazismu meramaikan kegiatan ini dengan mengangkat tema “Qurbanmu Kuatkan Ketahanan Pangan”. Harapan dibalik tema besar kegiatan tersebut adalah dapat berkontribusi untuk menguatkan ketahanan pangan masyarakat ditengah pandemi yang masih tinggi kasusnya di Indonesia.

Dengan mengusung tema “Qurbanmu Kuatkan Ketahanan Pangan” Lazismu mengajak ummat Islam untuk berqurban pada tahun 1442 Hijriyah ini untuk menguatkan ketahanan pangan bangsa. Tujuan Lazismu mengadakan program Qurban adalah :

  1. Memberi layanan kemudahan dalam menunaikan Ibadah kurban.
  2. Mendorong perilaku peduli dan persaudaraan sebagai instrumen perubahan sosial untuk Indonesia berkemajuan.
  3. Mendistribusikan kurban secara adil, merata dan fokus pada sasaran prioritas di tanah air.
  4. Berkontribusi pada peningkatan pendapatan mayarakat, penyadaran perilaku hidup sehat dan mengatasi masalah gizi bagi warga terdampak kekurangan pangan, baik karena bencana maupun wabah.
  5. Berkontribusi dan membantu pemerintah untuk mencapai tujuan dan target Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya tujuan 1 (tanpa kemiskinan), 2 (tanpa kelaparan), 3 (kehidupan yang sehat dan sejahtera).

Program Qurban Lazismu antara lain Qurban Nasional di tanah air tahun ini, meliputi; Qurban Kemasan, Qurban Fresh Meet, Qurban Siap Saji dan Sedekah Daging. Sedangkan Qurban Antar Bangsa (Internasional) disalurkan ke negara Yaman, Palestina dan Myanmar (Rohingnya) dimana masih terdapat konflik yang diderita oleh ummat Islam. Adapun bentuk programnya adalah sebagai berikut :

a. Program Qurban Kemasan

Program Kemasan adalah kegiatan penyembelihan sapi qurban baik perorangan maupun jama’ah (1/7) yang dilakukan oleh Lazismu di Rumah Penyembelihan Hewan (RPH) pada hari raya iedul adha dan hari-hari tasyrik, yang mana karkas ataupun dagingnya akan dikemas menjadi kemasan rendang dalam kaleng dengan netto 200 grm per kaleng di vendor yang telah disepakati. Hasil dari produksi program ini untuk cadangan pangan selama satu tahun bagi masyarakat yang terdampak bencana di seluruh wilayah Indonesia.

b. Program Fresh Meet

Program Fresh Meet adalah penyembelihan kambing/domba atau sapi qurban baik perorangan maupun jama’ah (1/7) yang dilakukan oleh Lazismu di tempat masing-masing pada hari raya Idul Adhaa dan hari-hari tasyrik, yang mana karkas ataupun dagingnya akan dibagikan dalam bentuk fresh meet (daging segar) kepada masyarakat sekitar.

c. Program Siap Saji (Pilot Project)

Program siap saji adalah penyembelihan kambing/domba atau sapi qurban baik perorangan maupun jama’ah (1/7) yang dilakukan oleh Lazismu pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik, yang mana karkas maupun dagingnya akan disimpan di coller storage agar tahan lama untuk dimasak menjadi makanan siap saji secara bertahap setiap jum’at sepanjang tahun. Adapun sasaran distribusi program ini adalah anak yatim dan duafa’ yang tinggal di panti asuhan baik milik Muhammadiyah maupun umum.

d. Program Sedekah Daging

Program sedekah daging adalah support program Qurbanmu Kuatkan Ketahanan Pangan yang diinisiasi untuk meramaikan syiar qurban 1442 H. Program ini juga untuk memfasilitasi semangat masyarakat dalam membantu sesama namun belum mampu berqurban seekor domba maupun

Program Internasional

Program Qurban Internasional adalah kegiatan penyembelihan domba atau sapi qurban baik perorangan maupun jama’ah (1/7) yang dilakukan oleh mitra Lazismu di luar negeri pada hari raya iedul adha dan hari-hari tasyrik sesuai kalender dan keputusan ulama’ setempat, yang mana karkas maupun dagingnya akan dibagikan dalam bentuk fresh meet (daging segar) kepada masyarakat sekitar.

Titik Distribusi Hewan Qurban program Internasional ini akan dilaksanakan di tiga negara:

  1. Palestina (Gaza dan Tepi Barat),
  2. Myanmar (Rohingya),
  3. Yaman.

Adapun Jenis Hewan Qurbannya :

  1. Palestina (Gaza dan Tepi Barat) berupa Domba,
  2. Myanmar (Rohingya) berupa Sapi,
  3. Yaman berupa Domba.

Lazismu secara Nasional terus fokus dalam program Qurban Kemasan guna penguatan ketahanan pangan, baik untuk masa bencana maupun pada masa-masa yang sulit. Selain itu Qurban siap saji untuk daerah terpencil dan Qurban Internasional juga menjadi garapan yang penting. Oleh karena itu Lazismu mengajak kaum Muslimin untuk berqurban terbaik yang dipersembahkan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan kebermanfaatan bagi ummat manusia

Kata Mereka tentang Qurban Lazismu

Mengapa harus Qurban Kemasan Lazismu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?