Search
Close this search box.
Whatsapp Chat
Konsultasikan Zakat Anda kepada Kami

LAZISMU Terus Dukung Aksi RS Darurat Lapangan Tim EMT Muhammadiyah di Turkiye

Rumah Sakit Lapangan Indonesia (RSLI) yang didukung oleh Muhammadiyah telah beroperasi di Kota Hassa, Provinsi Hatay, Turki. Layanan medis untuk warga terdampak gempa bumi juga sudah beroperasi. Sebagaimana dimuat dalam website www.lazismu.org layanan medis tersebut diberikan oleh INA-EMT (Indonesian Emergency Medical Team) yang dikoordinasikan oleh Kementerian Kesehatan RI. RSLI dan Tim EMT Muhammadiyah tersebut memiliki beberapa tempat fasilitas, seperti ruang tunggu, triase, operasi, farmasi, hingga tenda untuk istirahat para tenaga medis dan relawan.

Dukungan terhadap Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah yang berada di bawah INA-EMT terus digalakkan oleh LAZISMU Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Selain dukungan pemberangkatan kepada EMT Muhammadiyah, salah satu bentuk dukungan diberikan melalui Kantor Layanan (KL) LAZISMU Pimpinan Cabang Istimewa (PCIM) Turki dengan menempatkan penerjemah di Rumah Sakit Lapangan Indonesia (RSLI). Sebelumnya, KL LAZISMU PCIM Turki telah mendistribusikan bantuan berupa berupa sembako, popok, pembalut dan alat-alat kebersihan melalui lembaga lokal, Asma Köprü Dernek.

Ahmad Dhiyaul Haq, Kepala KL LAZISMU PCIM Turki yang bertugas mendampingi EMT Muhammadiyah, tantangan yang dihadapi adalah dinginnya cuaca di sekitar lokasi RSLI.

“Cuaca yang dingin jadi kendala di sana. Jadi ada koordinasi dari PCIM Turki, untuk relawan yang ada disana jika kedinginan bisa masuk ke dalam mobil,” terangnya.

Para penyintas dan juga relawan yang menjalankan misi kemanusiaan di Turki harus berjibaku dengan cuaca dingin dan salju yang menyelimuti negara tersebut. Dalam kondisi suhu mencapai minus 10 derajat Celcius, para penyintas harus tinggal di tenda-tenda darurat. Begitu juga dengan para relawan yang bertugas, terlebih bagi mereka yang berasal dari negara dengan iklim tropis seperti Indonesia.

KL Lazismu PCIM Turki bersama PCIM Turki terus mengidentifikasi kebutuhan jangka pendek dalam tiga bulan ke depan. Hal ini dilakukan untuk penyelamatan penyintas gempa, termasuk dukungan trauma healing dan pendidikan darurat. Koordinasi terus dilakukan secara rutin dengan LAZISMU PP Muhammadiyah. (www.lazismu.org)

Baca Kabar lainnya

Profil

Donasi

Layanan

Daftar