Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Dalam Silaturrahim dan Pembinaan Guru / Kepala Sekolah Muhammadiyah di Gedung Da’wah Muhammadiyah Pacitan terungkap bahwa sekitar 400 guru sekolah Muhammadiyah, terutama Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) masih bergaji di bawah standar. Hal itu sungguh sangat memprihatinkan mengingat para Guru itu adalah tulang punggung keluarga dan pengemban amanah sebagai pendidik generasi bangsa. Namun kondisi itu juga berlaku umum terjadi pada guru-guru sekolah swasta lainnya.

Para kepala sekolah yang hadir dalam acara pembinaan yang diselenggarakan oleh Lazismu bersinergi dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah Jawa Timur mengungkapkan bawah para guru MIM hingga Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) di Pacitan itu memiliki semangat dan dedikasi yang tinggi terhadap dunia pendidikan walau kurang didukung dengan kesejahteraan yang layak.

Hal itu menjadi PR bersama terutama Lazismu dan PDM di Pacitan agar ke depan mempunyai program kepedulian terhadap kesejahteraan para guru di sekolah Muhammadiyah. Oleh karena itu Lazismu Jatim memberikan tugas kepada Lazismu Kabupaten Pacitan untuk melakukan pendataan terhadap para guru tersebut untuks selanjutnya dicarikan pemecahan atas masalah kesejahteraan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut para hadirin yang sebagian besar adalah kepala MIM, MTsM dan MAM diajak untuk bagaimana membangun Sekolah Muhammadiyah yang Berkarekter dan Berkemajuan. Konsep tentang pendidikan Karakter saat ini tengah didengungkan oleh Kementerian Pendidikan RI dan menjadi sebuah program nasional dalam membentuk karakter SDM bangsa yang handal, kokoh, tangguh dan berkemajuan. (Adit).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *