Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Kamis, tanggal 13 April 2017 pagi sekitar pukul 6.45 WIB telah terjadi musibah Perahu Tambangan terbalik yang diduga karena kelebihan muatan. Kejadian tersebut berada di Lokasi Ds.  Sumberame,  Dsn. Grompol, Kec. Wringinanom,  Kab. Gresik. Perahu tersebut membawa 9 Laki-laki Dan 3 Perempuan. Kedalaman sungai terjadinya kecelakaan sekitar 3-4 m. Pada saat itu arus sungai sangat deras akibat guyuran hujan sehingga perahu miring ke arah timur dan membuat penumpang berloncatan ke sungai, kata saksi mata yang juga penumpang selamat. Sontak para penumpang sempat saling tarik menarik untuk saling menyelamatkan.

Perahu tambangan Milik Suntoro dengan Panjang 6m Dan Lebar 2,25 m dimuati sekitar 12 orang dengan 7 unit sepeda motor itu terbalik di sungai Kalimas. Dikarenakan arus deras, ada penumpang yang terseret arus sungai. Sampai saat ini jumlah penumpang yang selamat atau masih tenggelam sudah didata. Satu operator perahu atas nama Supri (57) dan empat karyawan PT Pradipta Wringin Anom. Hengky, karyawan PT Pradipta Wringin Anom yang juga berada di perahu itu mengatakan bahwa salah satu korban yang dipastikan meninggal dunia itu seorang perempuan.

Dari hasil Pencarian diketahui hingga Operasi SAR di selesaikan pukul 19.00 WIB kali ini sebagai berikut :

6 Orang Korban selamat dengan data  :

  1. Yudistira Ardi, laki-laki usia  34 th warga  Balongbendo, Sidoarjo
  2. Supriadi, laki-laki usia 65 th warga Sumber rame Wringinanom, Gresik
  3. Sucinina, perempuan Usia 33 th warga Kemengsengan Krian, Sidoarjo
  4. Rianto, laki-laki Usia 45 th warga Gagang kepuhsari Balongbendo, Sidoarjo
  5. Didin, laki-laki Usia 23 th warga Bogem Pinggir Balongbendo,Sidoarjo
  6. Joko Priyanto, laki-laki usia 45 th warga Juwet Wringinanom,Gresik

Korban meninggal 6 orang antara lain :

  1. Ibu Mis’ah, Perempuan usia 45 th warga Kalimati tarik Sidoarjo
  2. Ujang, laki-laki usia 60 th warga Dsn Grompol Wringinanom, Gresik
  3. Kusnari, laki-laki usia 45 th warga Glagah kepuhsari balongbendo,Sidoarjo
  4. Nurkholis laki – laki usia 40 th warga Bakalan Wringinpitu Balongbendo,Sidoarjo
  5. Choirun Nisa perempuan Usia 38 th warga Kalimati Tarik, Sidoarjo
  6. Rozikin laki- laki usia 40 th warga Mojosari, Mojokerto

Seorang korban yang masih belum ditemukan yaitu : Suriasih perempuan usia 47 th warga Kalimati Tarik Sidoarjo.

7 buah unit Sepeda motor dengan data : Honda CB 150R Hitam, NoPol : S 4894 PW, Suzuki Shogun 110cc Biru, NoPol : W 6054 XT, Honda Supra Fit X Hitam, NoPol : W 3153 CQ, Honda Vario putih, NoPol :W 3362 QJ, Honda Vario Hitam, NoPol :W 4416 WI, Honda Vario Hitam, NoPol : W 3765WX dan Honda Vario 125 Hitam, NoPol : W 3274 ZJ

Bersama tim SAR Gabungan, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gresik hari ini Jumat (14/4) yang turun melakukan mencarian korban perahu tambang tenggelam di Wringinanom menemukan empat korban meninggal baru. Sehingga total korban meninggal sebanyak 6 orang, korban selamat 6 orang, dan satu korban hilang masih belum ditemukan.

“Kami turun dalam operasi SAR mulai kemarin siang terkait kejadian tambangan yang kelebihan beban ini,” terang Muzazin koordinator tanggap darurat MDMC PDM Gresik. Musibah perahu tambang ini sendiri menurut Muzazin perlu mendapatkan tanggapan tidak hanya dari BPBD namun juga dari Dinas Perhubungan, “Sebenarnya ini kan kasus kecelakan lintas air, transportasi penambangan ini masuk dalam kewenangan Dishub. PR-nya adalah bagaimana ada peraturan tentang standar penambangan,” lanjutnya.

“Pencarian korban hilang dihentikan sementara pukul 17.30 WIB dan pencarian akan dilanjutkan besok pagi,” lanjut Muzazin yang sehari-hari bekerja sebagai Kepala Ruang ICU Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik.

TIM SAR Gabungan yang terlibat terdiri dari Polsek Wringinanom, Koramil Wringinanom, BPBD Gresik, BPBD Sidoarjo, BASARNAS, DITPOLAIR Polda Jatim, SATPOLAIR Polres Gresik, PMI Kab. Mojokerto, TAGANA Sidoarjo, TAGANA Kab. Mojokerto, Korps marinir TNI AL, Balongbendo, MDMC & RSM Gresik, UPT Puskesmas Wringinanom, KRI, SEMAR, dan Masyarakat sekitar Kalimas.

(Sumber : Dany Armando-MDMC Gresik & wartamu.id)

 

PEDULI KORBAN BENCANA ALAM…?

Silakan berdonasi ke REKENING KEMANUSIAAN No. 7710015635 Bank Mu’amalat a/n Lazis Muhammadiyah Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *