Membenahi Rumah Mbah Hatip di Pamekasan Agar Lebih Layak Ditinggali

Media sosial

Pada awal bulan Juli 2018 ini LAZISMU Pamekasan kembali melakukan Benah Rumah. Rumah yang dibenahi kali ini adalah rumah mbah Hatip yang tinggal di pinggiran kota dan sekaligus membuatkan kamar mandi untuknya.

Program ini dilakukan setelah mensurvei dan melihat kondisi rumah yang ditempati oleh lansia yang berusia 75 tahun lebih ini kurang layak. Yang lebih memprihatinkan mbah Hatip tidak punya kamar mandi sehingga untuk buang air harus ke sungai yang medannya cukup berbahaya.

Mbah hatip hidup bersama istrinya (Misnati) yang usianya tidak jauh beda dengannya, yakni sekitar 75 tahun. Kondisinya serba berkekurangan. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya setiap hari mbah Hatip mengumpulkan barang bekas seperti botol, plastik, dan lain-lain yang kemudian dijual ke pengepul.

Kondisinya sangat memprihatinkan karena rumahnya pinggir sungai dan di usianya yang sudah sangat tua mereka hanya hidup berdua. Keduanya belum dikaruniai keturunan karena mereka hidup bersama baru kurang lebih 1 tahun, yakni nikah tua.

Dengan program benah rumah ini diharapkan kedua lansia itu dapat menikmati hidup di masa tuanya dengan tinggal di rumah yang agak layak. (Adit/Kho)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?