Memberi Kado Semangat Bagi Para Penderita TB di Ponorogo

Media sosial

Tuberkulosis atau  yang sering dikenal dengan istilah TB adalah penyakit menular yang berbahaya, namun demikian kita tidak boleh semata-mata menghindari dan acuh terhadap orang-orang yang mengidap penyakit tersebut. Sebaiknya kita ikut serta dalam mendukung penderita TB agar mereka bisa semangat kembali dan mampu sembuh dari penyakit yang dideritanya.

Tanggal 24 Maret 2018 adalah hari peringatan TB sedunia. Peringatan tersebut dimaksudkan untuk membangun kesadaran umum tentang Tuberkulosis serta usaha-usaha untuk mengurangi penyebaran wabah tersebut sehingga masyarakat lebih paham tentang TB dan bahayanya.

Pada peringatan TB kali ini, Lazismu ponorogo ikut berpartisipasi dengan mengadakan kegiatan dengan Tema “KADO SEMANGAT UNTUK PENDERITA TB DI PONOROGO”. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Ponorogo.

Sebelum merealisasikan program ini, kami bersama TIM SSR PDA (Sub Sub Recipient) mendata pasien TB di Ponorogo yang “Kurang mampu” dengan jumlah 25 orang, nantinya akan kita berikan kado pada saat peringatan hari TB. Setelah data pasien telah terkumpul akhirnya kita bekerjasama dengan puskesmas untuk ikut membantu dalam program ini.

Jumlah bingkisan “KADO SEMANGAT” yang kita berikan berjumlah 25 Paket yang kita kemas dalam bentuk parcel unik. Kemudian pada hari Sabtu, 24/3/2018, Tim Lazismu Ponorogo berkumpul di kantor PDA ponorogo dan pukul 07.00 kami bersama ibu-ibu ‘Aisyiyah dengan menggunakan 2 Armada Mobil dan 1 KLX berangkat ke lokasi.

Tujuan pertama adalah Puskesmas Jambon, karena sebelumnya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk warga yang mengidap penyakit (TB) agar berkumpul disana. Sesampainya disana Tim bersama pihak puskesmas memberikan motivasi penyemangat kepada pasien untuk selalu semangat dalam upaya proses penyembuhan ini agar mereka segera sembuh dari penyakit TB. Selanjutnya perwakilan dari Lazismu dan PDA memberikan Kado Semangat untuk pasien TB kemudian kita foto bersama.

Lazismu menyampaikan terimakasih kepada pihak puskesmas jambon dengan kerjasamanya yang luar bisa dan kami juga berpesan untuk selalu mendampingi pasien secara berkala agar pasien segera diberikan kesembuhan.

“Saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama dari Lazismu dan PD ‘Aisyiyah Ponorogo dengan program KADO SEMANGAT UNTUK TB ini, semoga kedepanya kami dapat melaksanakan pengobatan tuntas dan TBC di jambon khususnya dan di ponorogo umumnya jumlah Penderita TB adalah Zero” Kepala Puskesmas Jambon.

Tujuan kedua adalah Puskesmas Kunthi. Sesampainya di sana, Lazismu, PDA dan perwakilan dari Puskesmas memberikan sambutan dan motivasi semangat kepada penderita TB. Pada intinya menyampaikan agar selalu menjaga dirinya dengan baik sehingga TB yang hinggap di tubuh pasien segera terobati. Kemudian satu persatu kami membagikan Kado Semangat kepada pasien.

“Terimakasih atas kedatangan dari ibu aisyiah dan Lazismu Ponorogo untuk pengamatan khusus kepada pasien TB yang khususnya saat ini berada di puskesmas kunthi. Dan ini adalah sebuah keberkahan buat kita semua, khususnya untuk pasien TB  karena ada penambahan gizi yang bisa di salurkan, dan untuk pasien TB yang masih dalam pengobatan untuk selalu menjaga kondisi badanya.” Perwakilan Puskesmas Kunti.

Rangkaian acara peringatan TB yang di adakan oleh Lazismu Ponorogo ini, semoga bisa menumbuhkan semangat kepada para pasien yang saat ini mengidap penyakit TB, bahwa mereka tidak sendiri dan orang orang di sekitarnya itu peduli juga slalu mensupport untuk kesembuhannya juga.

Kami Lazismu Ponorogo mengucapkan banya terimakasih kepada semua pihak yang ikut andil dan berpartisipasi dalam mensukseskan rangkaian acara ini, terutama donatur yang senantiasa mendonasikan ZIS nya kepada Lazismu. Semoga dana ZIS ini bisa tersalurkan dengan baik dan menjadikan keberkahan bagi mereka yang menerima.

LAZISMU PONOROGO. MEMBERI UNTUK NEGERI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?