Menghantar Hewan Qurban Dengan Menyisir Area Tambak dan Hutan Mangrove Menuju Ke Kawasan Terpencil Desa Kepetingan, Sidoarjo

Media sosial

Masyarakat mengenal Kabupaten Sidoarjo sebagai daerah gabungan antara pedesaan dan urban (perkotaan) dengan pertumbuhan kawasan perumahan dan industri yang pesat. Namun siapa sangka di tengah hirup pikuk kegiatan warga di kawasan pertanian, perumahan, bisnis dan industri, masih terdapat masyarakat desa yang tinggal di kawasan terpencil, seperti di Kepetingan atau desa Ketingan, Buduran, Sidoarjo Timur.

Lazismu di Kabupaten Sidoarjo berkesempatan melaksanakan bakti sosial dan menghantar hewan qurban ke desa Ketingan pada hari sabtu pagi, tanggal 26 Agustus 2017. Rombongan Lazismu Sidoarjo yang didukung oleh Lazismu wilayah Jawa Timur, Relawan MDMC dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo sebanyak 30 orang harus menyewa 3 buah perahu guna mencapai desa yang berada di ujung timur Sidoarjo.

Menurut Anang Muntholib, Ketua Lazismu Sidoarjo, akses perjalanan darat menuju ke kawasan ini sangat sulit karena harus melalui jalan setapak di tengah area tambak ikan. Satu-satunya kendaraan yang bisa digunakan adalah roda dua atau sepeda motor, kendaraan roda empat tidak bisa. Salah satu jalur tercepat guna menuju ke sana harus ditempuh dengan menggunakan perahu motor menyusuri sungai, area pertambakan, hutan mangrove hingga ke sebuah delta sebelum ke laut lepas.

Dari tempat tambatan perahu, perjalanan berlanjut dengan menyusuri sungai selama 50 menit melewati hutan mangrove, tambak dan pertemuan dua sungai besar di Sidoarjo hingga sampailah di sebuah desa berpenduduk sekitar 120 jiwa (50 KK). Jika dijalani dengan sepeda motor menempuh waktu agak lama, yakni sekitar 75 menit.

 

Menjelang siang rombongan sampai di lokasi dan langsung disambut hangat oleh para tokoh masyarakat, pamong desa, takmir Masjid dan warga. Sebenarnya warga sudah menunggu kedatangan rombongan sejak pagi hari. Namun karena sesuatu hal, rombongan harus datang ketika matahari hampir berada di atas kepala.

Sebelum adzan dhuhur berkumandang dilangsungkan seremoni serah terima bantuan oleh Haris mewakili Lazismu kepada warga yang diwakili oleh Pamong Desa, berupa 3 ekor kambing untuk disembelih pada Hari Raya Idul Qurban dan 60 paket sembako untuk warga desa. Pertemuan dilaksanakan di Masjid al-Hidayah yang menjadi tempat peribadatan warga.

Ishari, Takmir Masjid, menyatakan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan dari Lazismu, terlebih dengan hadirnya hewan qurban. Tentu bantuan hewan qurban ini dapat menambah semaraknya Hari Raya Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah 1438 Hijriyah yang akan dirayakan oleh warga di desa itu, harapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Edy, Pamong Desa setempat. Warga sangat senang jika desanya dikunjungi oleh warga luar apalagi oleh lembaga keagamaan guna menjalin hubungan silaturrahim dan ukhuwah (persaudaraan) Islamiyah. Ia berharap agar hubungan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.

Setelah Sholat Dhuhur berjamaah, dilaksanakan pembagian paket sembako kepada warga, sementara rombongan Lazismu beramah tamah di rumah seorang warga. Setelah itu rombongan berpamitan melanjutkan perjalanan pulang agar tidak terkena kendala pasang surut air, maklum aliran sungai di desa itu terhubung ke laut lepas selat Madura. (Adit)

 

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?