Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Semangat al-Maun semoga senantiasa mewarnai kehidupan masyarakat di negeri ini. Saling tolong-menolong, gotong-royong dan harga-menghargai kepada sesama adalah bentuk sikap dan perbuatan mulia bersendikan Agama. Sudah selayaknya semua warga negara menjaga harmoni dan menjunjung harkat-martabat kemanusian di negeri yang direkatkan dengan Pancasila sebagai konsensus kebangsaan ini.

Menandai semaraknya syiar gerakan dakwah Islam di Kab. Blitar, Lazismu beberapa waktu lalu, tepatnya pada hari sabtu, 5 Aguatus 2017 mengadakan BAKSOS berupa pengobatan gratis dan santunan dhuafa dan lansia. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Pulerejo, Kec. Bakung, Kab. Blitar.

Dalam kegiatan itu hadir lebih dari 300 orang warga dari sekitar Masjid. Acara yang didukung oleh Rumah Sakit Umum (RSU) Aminah Blitar dan MDMC ini juga mmberikan santunan kepada 50 anak santri Madrasah Diniyah (Madin), berupa paket buku sekolah dan kaos kaki.

Menurut relawan Lazismu, Yusenir, kegiatan ini dimasudkan sebagai langkah awal pergerakan Lazismu di Kabupaten Blitar. Dalam langkah awal ini Lazismu ingin mengajak masyarakat untuk gemar berbagi dan melayani sesama dengan lebih dekat. “Kita mendatangi mereka dan memberikan penyuluhan bagaimana cara hidup yang sehat itu” katanya.

 

Menurut dr. Ikke wakil dari RSU Aminah Blitar, ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan jalinan sinergi yang sangat tepat antara RSU Aminah, Lazismu dan MDMC, sehingga masyarakat bisa lebih merasakan manfaat kerjasama sinergi ketiga lembaga pelayanan masyarakat Muhammadiyah tersebut, imbuhnya.

Hal senada diungkapkan oleh Endy Law, pengurus Lazismu Kabupaten Blitar, bahwa Lazismu senantiasa bekerjasama dengan pihak manapun baik komunitas, swasta maupun pemerintah dalam hal aksi-aksi bersama untuk sesama dan gerakan kemanusiaan. Untuk itu Lazismu Kabupaten Blitar berkomitmen menjadikan jalinan sinergi sebagai upaya untuk merekatkan harmoni perpaduan dalam perbedaan di dalam kehidupan masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat terus berkelanjutan, pungkas Endy. (Adit/En).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *