Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Menyapa dan membangun silaturrahim dengan warga terdampak (penyintas) bencana tidak hanya sekali datang lalu menghilang. Namun harus istiqomah dan berkelanjutan sepenuh hati. Muhammadiyah Ponorogo melalui Lazismu berupaya terus hadir di tengah warga agar senantiasa sabar dan tabah dalam menghadapi bencana.

Pada hari Rabu 3 April 2019 Pimpinan Daerah Muhammadiyah beserta lembaga dan ortomnya mengadakan kegiatan amal berupa bakti sosial yang disenggarakan di Paju Ponorogo. Kegiatan tersebut didukung oleh Lazismu. Lokasi baksos itu adalah titik yang mengalami musibah banjir pada 6 maret 2019 silam.

Mulai saat terjadi bencana Muhammadiyah Ponorogo ikut andil dalam misi kemanusiaan ini, dari awal sampai akhir, termasuk dalam evakuasi korban, menyediakan tempat pengungsian, memantau lokasi, mendirikan dapur umum hingga mensuplai kebutuhan logistik.

Tak hanya datang kemudian pulang, setelah banjir dan penangananya selesai, Muhammadiyah masih ada untuk warga masyarakat yang terdampak, seperti yang dilakukan hari ini walau sudah sekitar satu bulan banjir terjadi, Muhammmadiyah hadir untuk memberikan bantuan lanjutan kepada eks. Korban terdampak banjir.

Kegiatan dilakukan dengan serangkaian acara termasuk pengajian, pengobatan gratis dan juga pemberian sembako. Antusisme masyarakat paju sangat luarbiasa, terlihat dari kupon yang dibagikan oleh panitia tersalurkan secara merata. Bahagia dan haru terlihat dari wajah masyarakat yang hadir karena mereka merasa terbantu dalam kegiatan bakti sosial pasca bencana di Paju Ponorogo ini.

“Terimakasih kepada PDM Ponorogo yang telah membantu masyarakat paju dengan mengadakan bantuan sosial pasca banjir, semoga kegiatan ini dapat berimbas langsung kepada mmasyarakat terkait kesehatan dan perekonomianya” Siti Nurhayati, S.Pd selaku Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Paju.

Ketua MMDMC Ponorogo Harun Arafat juga menyampaikan bahwa Baksos yang diselenggarakan di paju merupakan tindak lanjut dari respon Muhammadiyah terhadap banjir yang terjadi pada 6 maret 2019 yang lalu. Ini merupakan suatu wujud pentasarufan dana yang terhimpun melalui Lazismu Ponorogo yang diwujudkan dalam bentuk bakti sosial.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan penutup dari rangkaian operasi sosial penanggulangan bencana banjir yang terjadi di Ponorogo utamanya di Paju. Rangkaian acara ini diinisiasi oleh PDM Ponorogo beserta lembaga maupun Ortom dengan menyelenggarakan kegiatan bakti sosial pemberian sembako, pengajjian dan juga kesehatan” Zhulkarnain Asyahhifa, M.Hum selaku ketua Lazismu Ponorogo

Harapan kedepan semoga mmasyarakat menjadii waspada dini terhadap bencana banjir dan smoga dengan kegiatan ini mampu meringankan masyarakat terutama dibidang ekonomi, kesehatan dan keagamaan. (Fandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *