Menyusuri Muara Sungai, Semarakkan Ramadhan Berbagi di Pelosok Terpencil Sidoarjo

Media sosial

Hari Rabu pagi, tanggal 30 Mei 2018 Kantor Layanan Lazismu (KLL) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melaksanakan agenda Ramadhan Berbagi, Goes To School ke SD Negeri Kalialo, di sebuah desa terpencil di Kabupaten Sidoarjo.

Tim Lazismu yang terdiri dari Amil KLL Umsida dan para mahasiswa Umsida harus menempuh perjalanan selama 2 jam menaiki perahu motor dari menyusuri sebuah sungai besar di Sidoarjo menuju ke lokasi yang dekat dengan muara laut selat Madura.

KLL Umsida bermaksud menyerahkan paket bantuan yang akan dibagikan kepada anak-anak dhuafa di kawasan terpencil itu. Walau Sidoarjo adalah kawasan metropolis dan industri namun masih terdapat banyak kawasan terpencil yang butuh perhatian dan kepedulian banyak pihak.

Perjalanan darat dan jalan setapak yang berliku yang hanya bisa dilalui sepeda motor. Di tengah perjalanan kami harus naik perahu untuk menyebrangi sungai. Karena tidak ada akses lain untuk sampai ke tempat tujuan selain mengunakan perahu. Namun tak cukup sampai disini, Setelah berhasil menyebrang dengan perahu, kami harus melanjutkan perjalanan melewati lokasi tambak selama kurang lebih 20 menit. Sepanjang perjalanan menuju sekolah tampak hamparan rumput laut yang di jemur, dengan aroma amis khas tambak.

Hal itu tidak mengurangi semangat Tim Lazismu KLL Umsida. Tim berisi para mahasiswa yang tergabung dalam program pemberdayaan mahasiswa penerima beasiswa Sang Surya. Setelah sekian lama perjalanan, akhirnya kami sampai, Wajah-wajah ceria dan gembira peserta didik SD Kalialo menyambut kedatangan Tim Lazismu. Kondisi sekolah yang terbuat dari papan tak menyurutkan semangat anak-anak untuk belajar dalam mengikuti pelajaran setiap harinya.

Program Goes To School bentuk kepedulian Lazismu Umsida di dunia pendidikan. Materi Goes To School adalah Kajian Remaja, Sosialisasi Filantropi dan motivasi beribadah di bulan romadhan guna mengenalkan anak-anak tentang kepedulian sosial dengan gemar berbagi sejak dini.

Kajian Romadhan dengan model pembelajaran multimedia dan bermain yang disampaikan oleh para mahasiswa Umsida merupakan pengalaman baru buat mereka. Karena selama ini pembelajaran yang mereka dapatkan masih menggunakan cara yang tradisional. Cara pembelajaran baru ini tentunya meningkatkan progresifitas untuk mereka.
Pada akhir acara, Tim Lazismu Umsida memberikan motivasi kepada seluruh siswa agar lebih semangat lagi dalam belajar, dapat mengejar cita-cita yang sudah mereka impikan. (KLL-Umsida).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?