Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Sayap Da’wah dan kebencanaan Persyarikatan, yaitu Muhammadiyah Disaster Menagement Centre (MDMC), Lazismu dan Rumah Sakit Islam ‘Aisyiyah (RSIA) kembali menggelar Bakti Sosial pasca banjir dan layanan Psikososial korban longsor di Desa Ngetos Kecamatan Ngetos Nganjuk Jawa timur, Ahad, 21/02/21.

Sumilan, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini dalam rangka penanganan banjir dan longsor di Nganjuk telah digelar sejak 14 Februari hingga kegiatan pasca Banjir melibatkan berbagai elemen dan Angakatan Muda Muhammadiyah.

“Selain pemeriksaan kesehatan, baksos, Layanan konseling pasca longsor Kita juga menyediakan Servis Motor Gratis disejumlah tempat yang disponsori oleh mitra kerja” Ujarnya.

Senada, Ketua Lazismu Juari, mengaku sengaja menggelar Bakti Sosial di sejumlah tempat untuk mengantisipasi mewabahnya penyakit pasca banjir.

“Hari ini kita gelar di dua tempat, Desa Sonopatik untuk Cek Kesehatan dan Traumatik Healing bagi keluarga korban Longsor di Desa Ngetos” Ujar Juari saat mendampingi Tim MDMC, LAZISMU dan RS Aisyiyah di Balai Desa Sonopatik Kecamatan Berbek, Nganjuk.

Mochamad Burhanudin menambahkan, Tidak kurang dari 200 warga Desa Sonopatik mengikuti pemeriksaan kesehatan, sementata kegiatan penanganan pasca Gempa (Traumatik Healing) di Desa Ngetos.

“Sekitar 30 Persen Keluhan warga gatal gatal, Diare dan darah tinggi, untuk keluarga korban Longsor Ngetos ada serangkaian layanan Konseling dan Psikososial” Ujar salah satu Dokter yang tergabung dalam Tim MDMC Nganjuk Spesialis Bidang Kesehatan ini.

Lebih lanjut, Kepala Desa Sonopatik Imam Ahmad mengaku gembira atas digelarnya Bakti Sosial di wilayahnya.

“Terima kasih atas kepedulianya, warga kami sangat terbantu, pasca banjir ini banyak warga mengeluh gatal- gatal, Diare dan darah tinggi” Ujar Imam.

Diketahui, Sebelumnya Banjir merendam kecamatan Nganjuk, Kecamatan Ngetos dan Kecamatan Berbek. Banjir dipicu debit air yang tertampung di Bendungan Kuncir meluap sehingga tidak mampu menampung bah air dari arah Sedudo, luapan debit air ini meluber disejumlah Wilayah di tiga Kecamatan.

“Minggu lalu luapan Air hingga setinggi pinggang Orang Dewasa, semoga tidak terjadi lagi” Imbuh Imam Ahmad, Kepala Desa Sonopatik Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk. (ro*).

[divider]

[divider]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *