Relawan BankZiska Lazismu Senantiasa Tulus Ikhlas Mendampingi para Mitra Keluar dari Jeratan Rentenir

Media sosial

Selasa 1 Juni 2021 bertepatan dengan hari Lahir Pancasila, Bankziska Lazismu mengadakan silaturahim halal bihalal dan rapat koordinasi Relawan BankZiska. Bertempat di Rumah Makan Doro Gepak, Ngasinan, Ponorogo. Dalam silaturahim ini dihadiri oleh Manajemen BankZiska dan 16 Relawan BankZiska. Hadir juga Pengurus serta Pengelola BMT Hasanah yang merupakan supporting utama dari BankZiska.

Pertemuan kali ini sangat spesial karena diadakan di bulan Syawal dan baru kali pertama seluruh Relawan bertemu secara khusus. Walapun ada beberapa yang berhalangan hadir, namun semua titik sebaran relawan telah terwakikili. Diantaranya daerah Jetis, Mlarak, Sambit, Sawoo, dan Ngrayun.

Halal bihalal dimulai pukul 09.00 pagi dibuka dengan tausiyah yang disampaikan Oleh Ust. Sulistio yang juga sebagai Ketua Pengurus BMT Hasanah. Diantara isi ceramahnya adalah tentang fokus Bankziska Lazismu dalam pemberdayaan dan mengentaskan umkm dari jeratan riba.

“Kehadiran BankZiska selama ini telah begitu banyak manfaat bagi umat, semakin hari semakin banyak mitra bergabung. Saya melihat masyarakat menyambut gegap gempita hadirnya BankZiska Lazismu.” Tuturnya.

Ust. Sulistio juga menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada para relawan yang selama ini telah bekerja keras ikut mensukseskan program BankZiska Lazismu.

“Terimakasih tak terhingga kami sampaikan pada para relawan BankZiska yang dengan tulus ikhlas mendampingi mitra-mitra BankZiska di berbagai wilayah. Semoga ini merupakan semangat yang tiada henti sebagaimana semangat KH. Ahmad Dahlan dalam membaktikan hidupnya untuk kemaslahatan umat” ucapnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan Faruq Ahmad Futaqi atau dikenal Ukik, Manajer BankZiska Lazismu. Ukik menyampaikan perkembangan BankZiska dari mulai awal berdiri September 2020 sampai dengan akhir Mei 2021. Capaian angka pembiayaan dan juga sebaran mitra BankZiska disampaikan dengan begitu runtutnya. Selain itu, Ukik juga mengutip beberapa pendampingan yang dilakukan oleh BankZiska terhadap korban Bank Thithil.

“Saat ini kita sedang mendampingi penyelesaian seorang Mitra BankZiska yang terjerat 40 Bank Thithil. Setelah sebelumnya kita juga mendampingi Mitra BankZiska yang terjerat oleh 22 Bank Thithil,” katanya.

Ukik juga memberikan pesan kepada para Relawan untuk aktif berdakwah tentang bahayanya Bank Thithil bagi masyarakat. “Walaupun terlihat angsuran kecil, namun hakikatnya Bank Thithil pembunuh ekonomi paling cepat, merusak tata sosial keluarga, dan mengakibatkan efek buruk pada kejiwaan,” lanjutnya.

Ukik juga memaparkan bahwa Bankziska tidak hanya memberikan pinjaman berupa uang saja tetapi juga ada pendampingan, pembinaan yang berupa pengajian dan kajian bahkan sampai misal mengadakan pelatihan-pelatihan. Bagaimana branding kemasan, membuat ijin PIRT dan strategi pemasaran produk mitra Bankziska.

Para Relawan Bankziska sangat antuasias dalam mengikuti acara tersebut. Dalam sesi diskusi beberapa relawan memberikan tanggapan. Bu Alfi seorang relawan dari Bedingin Sambit menceritakan suka dukanya membina mitra Bankziska, Beliau sampai harus menalangi dengan uangnya sendiri karena kasihan dengan Mitra BankZiska. Sungguh luar biasa perjuangan para relawan atas keikhlasannya dalam membantu Bankziska. Banyak hal yang diceritakan dalam halal bihalal dan rapat koordinasi kali ini.

Relawan Ngrayun Timur, Pak Pur menyampaikan tentang fenomena Bank-Bank-an (sekelompok masyarakat yang melakukan proses seperti bank namun skup pinjaman yang sangat kecil dengan bunga 5-10 persen per bulan) yang terjadi di masyarakat. Apakah BankZiska bisa masuk ke wilayah tersebut. Hal ini ditanggapi oleh Ukik untuk dikaji dulu di BankZiska.

Di sesi penutup Ukik mewakili BankZiska Lazismu mengucapkan terimakasih dan penghargaan sebesar-besarnya pada BMT Hasanah yang selama ini telah mensuport all out dan total kepada Bankziska Lazismu. Ukik juga meminta doa dan dukungan penuh semua tim yang tergabung di BankZiska. Saat ini sedang digarap program digitalisasi Bankziska, Diharapkan dengan adanya digitalisasi Bankziska, program Lazismu dapat segera menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. (Nunung/Faruq).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?