Respon Cepat Ambulan Lazismu Menolong Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Prigen, Pasuruan

Media sosial

Tim Ambulan Lazismu Kota Pasuruan langsung bereaksi cepat ketika mendengar kabar bahwa telah terjadi kecelakaan di Prigen yang dialami oleh Rombongan Darul Arqom ibu-ibu Aisyiyah dari Jombang.

Mobil elf yang berisi 15 orang warga aisyiyah jombang kecelakaan di Prigen, 5 orang di rawat RSUD Bangil. Seorang ibu (dengan nama Izzatun Umami) yang kondisinya membaik diperbolehkan pulang dan diantar oleh Ambulan Lazismu kota Pasuruan, pada pukul 18.18 WIB menuju Jombang. Sedangkan 3 orang lagi masih di rawat di RSUD Bangil, 2 diantaranya berangsur membaik dan 1 orang dikabarkan luka parah. Satu dari 5 orang diinfokan dilarikan ke Rumah Sakit di Surabaya.

 

KEJADIANNYA

Kecelakaan menimpa rombongan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Jombang saat dalam perjalanan menuju Hotel Tanjung, Prigen, Pasuruan, Sabtu (4/3). Kepada pwmu.co, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang Fathurahim Sany—yang ikut serta mendampingi peserta—mengatakan, rombongan yang terdiri 3 Elf dan 3 mobil pribadi yang membawa 58 orang itu berangkat dari Jombang pukul 08:30 WIB. “Rencannya rombongan mengikuti acara Baitul Arqam di Prigen,” katanya.

Pukul 10.40 WIB, tepat di Jurang Ngampel Prigen, jelas Sany, mobil Elf ke­2, yang dikemudikan Edy warga Gudo Jombang, remnya blong dan menabrak motor. “Elf terguling di pinggir jalan dan pengendara motor meninggal dunia,” terangnya.

Dia mengatakan, Jurang Ngampek mestinya ada 2 jalur. “Tapi yang landai ditutup karena ada tanah longsor. Terpaksa lewat jalur yang curam,” ujarnya kepada media resmi Muhammadiyah Jatim ini. Sany menjelaskan, bahwa dia sudah tiba terlebih dulu di lokasi acara. “Begitu mendapat telepon, langsung saya kembali ke lokasi, sekitar 3 km dari tempat acara,” ucapnya.

Adapun keempat orang yang dirujuk ke RS Bangil adalah Nikmatillah (PDA Jombang), Zaki (PCA Mojoagung), Rista (PCA Tembelang), dan Chusnul (PCA) Peterongan. Semoga mendapat pertolongan dan kesembuhan. Dan bagi korban sepeda motor yang meninggal, yaitu Santoso (38), warga Sumbersuko, Pacet, Mojokerto, semoga mendapat ampunan Allah. (MN/pwmu.co)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?