Segera Tunaikan Zakat Fitrah, Jangan Sampai Terlupakan !

Media sosial

Selain berpuasa, ada satu kewajiban lagi yang harus ditunaikan oleh setiap pribadi muslim pada bulan suci Ramadhan. Satu kewajiban yang tidak bisa ditawar-tawar lagi itu adalah mengeluarkan zakat fitrah.

Dimana kewajiban membayar zakat fitrah itu dibebankan kepada setiap pribadi muslim dan muslimah, anak-anak atau dewasa, kaya atau miskin, dengan ketentuan pada malam hari raya mereka memiliki kelebihan dari kebutuhan pokoknya untuk sehari. Jika ketentuan tersebut telah terpenuhi, maka zakat fitrah ini wajib dibayarkan oleh setiap pribadi muslim paling lambat sebelum shalat Idul Fitri dilaksanakan.

Perintah membayar zakat fitrah sebelum berangkat shalat Idul Fitri itu sebagaimana termaktub dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim: Rasulullah saw telah mewajibkan zakat fitrah sebagai pensucian diri bagi orang yang berpuasa dari perkataan tidak berguna/sia-sia yang jorok/buruk, dan untuk memberikan makan kepada orang-orang miskin. Barang siapa menunaikannya sebelum shalat (shalat ‘Id), maka itulah zakat yang diterima (maqbul) dan barangsiapa menunaikannya sesudah shalat, maka itu termasuk shadaqah.

Dalam hadis tersebut Rasulullah Muhammad secara jelas memerintahkan setiap muslim membayar zakat fitrah sebelum berangkat untuk shalat Idul Fitri.

Kewajiban dan keutamaan untuk mengeluarkan zakat fitrah bagi setiap muslim juga sesuai dengan hadits Rasulullah saw yang menyatakan, belum sempurna amal ibadah seseorang yang dilakukan pada bulan Ramadhan sebelum dia menunaikan kewajiban zakat fitrah.

Nah, yang patut kita cermati adalah apa hikmah dibalik perintah yang mewajibkan setiap muslim untuk mengeluarkan zakat fitrah itu. Terutama hikmah bagi yang mengeluarkan zakat atau muzakki.

Hikmah pertama zakat fitrah ini adalah media untuk menyucikan harta maupun menyucikan diri orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan perkataan kotor serta lainnya. Hal itu sebagaimana terdapat dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim.

Hikmah kedua, zakat fitrah secara psikologi memiliki pengaruh penting bagi jiwa, yakni menghapus sifat atau penyakit rohani seperti kikir, ego dan sombong. Melalui zakat fitrah akan terbangun rasa persaudaraan, kasih sayang, persamaan dan rasa setia kawan antara si kaya dan simiskin.

Hikmah ketiga, zakat fitrah juga diharapkan menjadi momentum dan kebiasaan kaum muslim untuk gemar membantu sesama. Tidak hanya di bulan Ramadhan, tapi perlu dibudayakan sepanjang hayat. Dengan demikian tidak akan terjadi jurang pemisah antara si kaya dan si miskin seperti yang terjadi selama ini.

Oleh karena itu, dengan mengeluarkan zakat fitrah itu seyogianya mampu menjadikan setiap muslim menjadi pribadi-pribadi dengan jiwa sosial yang tinggi, empati kepada orang lain dan tidak serakah. Itulah esensi dari zakat fitrah yang kita keluarkan dengan penuh keyakinan dan ikhlas seraya mengharapkan ridha Allah Swt.

Selain hikmah, perintah untuk berzakat fitrah juga memiliki berbagai manfaat yang bisa dirasakan oleh mustahiq maupun bagi penerima zakat fitrah, yang dalam hal ini utamanya adalah fakir miskin.

Manfaat pertama, sebagai pembersih atau penyuci jiwa bagi orang-orang yang berpuasa dari perkataan, perbuatan, serta perangai buruk yang tidak ada manfaatnya dan tak dicontohkan Rasulullah saw.

Kedua, zakat fitrah merupakan subsidi makanan bagi fakir miskin, di hari ketika banyak orang kaya berkecukupan merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa Ramadhan. Zakat fitrah bermanfaat agar fakir miskin bisa merasakan kegembiraan di hari raya sebagaimana yang dirasakan oleh orang yang lebih mampu.

Ketiga, zakat fitrah bermanfaat sebagai pembeda ibadah agama Islam dengan agama lainnya.

Keempat, zakat fitrah sebagai bentuk edukasi masyarakat di segala lini dan usia, bahwa Islam merupakan agama yang peduli terhadap sesama.

Terakhir, zakat fitrah sesungguhnya memiliki fungsi untuk dapat mengubah keadaan si mustahiq menjadi muzakki. (Aan-LikMu).

[divider]

Mari berzakat melaului LAZISMU :

REKENING ZAKAT

  • No. 9939 810 000 000 000 Bank Syari’ah Mandiri a/n Zakat LAZIS MUHAMMADIYAH Jatim.
  • No. 7763 010 000 000 000 Bank Mu’amalat a/n Zakat LAZIS MUHAMMADIYAH Jatim.
  • No. 6141 111 999 Bank Jatim Syariah a/n Lazismu Jatim Zakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?