Sempat Putus Asa, Kini Midah Bisa Berlega Hati Setelah Lazismu Bantu Biaya Sekolah Anaknya Dengan Beasiswa Mentari

Media sosial

Senyum mengembang di wajah Cahyaning Hamidah yang akrab disapa Midah. Wanita 34 tahun ini lega anaknya Reyno PF bisa masuk ke jenjang berikutnya, yaitu SMP. “Saya sempat putus asa. Kalau saya tidak punya iman, maunya bunuh diri atau cari pesugihan,” ujarnya.

Menurut pengakuan Midah, keluarganya sebenarnya berasal dari ekonomi berkecukupan. Namun langsung merosot ketika suaminya 3 tahun yang lalu jatuh dari plafon ketika bekerja menginstalasi listrik. “Anak saya sampai menunggak uang sebesar 16 juta. Saya tidak membayarkan uang sekolahnya dari kelas 4 sampai 6 SD. Sudah saya bayar 4 jutaan sehingga hutangnya jadi 12 juta. Namun 4 juta itu juga dari hasil meminjam di lembaga keuangan yang berbunga,” ungkapnya.

Kini penghasilan Midah berasal dari cleaning service dan ojek panggilan. Suaminya masih menginstalasi listrik jika ada panggilan. “Penghasilan saya dan suami tidak tentu, bahkan minus untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya yang kini tinggal nge-kos di daerah Sentolang, Gresik.

Kamis,12 Juli 2018, Lazismu bersama Midah ke sekolah untuk membayar hutangnya. “Tidak semua dibayarkan Lazismu, minimal surat keterangan lulus bisa dikeluarkan oleh pihak sekolah. Alhamdulillah sekolah bersifat kooperatif dengan mengeluarkan surat lulusnya, tinggal ibu Midah berjuang untuk melunasi sisa kekurangannya yang bisa diangsur sampai 2021 nanti,” ujar Liesna selaku bidang pendayagunaan Lazismu Gresik yang memberikan beasiswa Mentari Lazismu.

Menurut Abdul Rozaq selaku ketua Lazismu Gresik, Midah ini termasuk gharim yang harus dibantu. “Sambil memulihkan kondisi ekonominya, sementara ananda Reyno kami masukkan di Pondok Yatim dan Dhuafa Nurul Jannah, PT. Petrokimia Gresik. Insya Allah semua kebutuhan hidupnya akan dipenuhi, sehingga orantua tinggal fokus melunasi hutang yang ada,” terangnya.

Ungkapan terimakasih disampaikan Midah kepada segenap donatur dan keluarga besar Lazismu. “Alhamdulillah, maturnuwun, kepada orang-orang baik yang telah membantu saya,mohon doanya semoga ekonomi keluarga kami membaik, dan bisa gantian memberi kepada mereka yang membutuhkan,” harapnya. (lies-Grsk).

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?