Tahun 2018 Target ZISKA Lazismu se-Jatim Rp. 70,1 M

Media sosial

Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lazismu se-Jawa Timur, 8-9 Desember 2017 di Magetan menghasilkan berbagai keputusan penting, diantaranya adalah target pencapaian ZISKA (Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Dana Sosial Keagamaan) sebesar Rp. 70,1 Milyar se-Jatim di tahun 2018, sistem keuangan terintegrasi dan pelaksanaan program-program yang terukur sesuai dengan Sustainable Development Goals – SDG’s (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan).

Target pencapaian ZISKA tahun 2018 sebesar Rp. 70,1 Milyar bukanlah sebuah isapan jempol belaka, melainkan sebagai rencana aksi nyata yang didasarkan pada pencapaian tahun 2016 (Rp. 11 M) dan tahun 2017 (Rp. 28 M) se-Jatim. Oleh karena itu para musyawirin yang terdiri dari 32 Lazismu Daerah kabupaten / kota dan 5 KLL tingkat wilayah merasa optimis bahwa target pencapaian Rp. 70,1 Milyar di tahun 2018 dapat tercapai dengan kerja keras dan program-program yang terukur.

Yang tidak kalah pentingnya adalah Lazismu se-Jatim mulai tahun 2018 akan mulai mengintegrasikan sistem keuangan agar lebih akuntable dan auditabel. Penataan sistem keuangan ini awalnya akan diterapkan pada beberapa Lazismu Daerah dengan pencapaian ZISKA tertinggi, kemudian diikuti oleh Lazismu Daerah lainnya.

Dalam bidang fundraising Lazismu se-Jatim mulai tahun 2018 mulai masif menjalankan program-program fundraising, antara lain : menjadikan PRM-PCM sebagai mitra produktif bagi pengembangan donatur, Mapping potensi dan kekuatan ZISKA masing-masing Daerah, menguatkan profil dan portofolio sebagai modal sosial branding Lazismu, menggerakkan program unggulan lokal selain program regional dan nasional, focus & creative fundraising bagi Lazismu Daerah se-Jatim.

Selain itu pada Rakerwil juga dihasilkan keputusan tentang sistem pembinaan SDM dan profesionalitas Amil, diantaranya adalah : sistem remunerasi, training pengembangan dan rekrutmen, penerapan kode etik, sertifikasi, asuransi, jaminan masa depan dan reward bagi Amil.

Dalam sessi pengarahan oleh Hilman Latief, Ph.D juga diserahkan Award (Penghargaan) kepada 6 Lazismu Daerah atas prestasinya, antara lain : Surabaya (Kreatif dan Dinamis dalam Program), Kab. Malang (ZISKA terba-nyak 2016), Lamongan (Dana Rohingya terbanyak 2017), Sidoarjo (ZISKA terbanyak Ramadhan 1438 H), Gresik (Pembinaan KLL terbaik) dan Jember (Partisipasi Aktif Program Qurban). Award disertai dengan reward berupa pengiriman kader-kader Lazismu Daerah berprestasi tersebut pada pelatihan di tingkat Nasional. (Adit).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?