Ada Pertanyaan ?

Hubungi 031-8437191

Ahad siang pada 24 Februari 2019 menjadi hari yang mencekam bagi warga Kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Karena pada saat itu sekitar pukul 14.00 angin puting beliung menerjang kawasan tersebut. Disertai hujan yang deras, angin puting beliung itu menerjang pemukiman warga dan menyebabkan banyak pohon bertumbangan dan beberapa tiang listrik roboh.

Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban, namun hanya menyebabkan beberapa bangunan disana mengalami kerusakan. Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan cukup parah adalah bangunan sekolah milik Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah (SMKM) 9 Wagir. Tiga kelas yang baru dibangun beberapa waktu yang lalu tampak mengalami kerusakan.

Muhammad Syahri, kepala SMKM 9 Wagir menjelaskan kerusakan terparah terjadi dibagian atap kelas. “Karena atapnya masih menggunakan asbes gelombang, jadi ikut terbang saat angin puting beliung menerjang”. Jelasnya.

Namun, Syahri bersyukur kejadian tersebut tidak memakan korban baik dari siswa maupun guru karena bertepatan dengan hari libur. “Alhamdulillah, meskipun ada bangunan yang rusak tapi hal yang lebih penting tidak sampai memakan korban”. Ucap Syahri.

Ditanya mengenai taksiran kerugian Syahri mengaku belum menghitung secara detail. “Kalau kerugian sih belum dihitung, tapi kalau bisa mendapatkan bantuan 1 Milyard akan kami terima dengan tangan terbuka”. Jawab Syahri sambil tertawa. Dia menjawab demikian karena kedepannya ingin sekalian membangun SMKM 9 Wagir menjadi sekolah yang mempunyai fasilitas mumpuni agar semakin meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak mereka di sana.

Untuk membantu meringankan beban SMKM 9 Wagir, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Malang melalui Lazismu memberikan bantuan kesana. Pada hari Selasa (26/2) Lazismu yang diwakili oleh Sugiarti selaku Bendahara menyerahkan bantuan dana sebesar Rp. 5.000.000,-. Dana tersebut diterima oleh Lukman Hakim perwakilan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wagir.

Lukman Hakim menyambut dengan antusias atas bantuan yang diberikan oleh Lazismu. Dia mengatakan bantuan ini akan digunakan untuk biaya renovasi kelas yang rusak akibat puting beliung. “Terima kasih atas bantuan dari Lazismu, ini merupakan bantuan pertama kali yang kami terima semenjak musibah yang terjadi Ahad lalu”. Kata Lukman penuh rasa syukur.

Sementara Sugiarti mengatakan pemberian bantuan ini merupakan langkah awal yang dilakukan Lazismu untuk membantu penanggulangan musibah yang menimpa SMKM 9 Wagir. Saat ini Lazismu masih terus menggalang dana untuk membantu perbaikan SMKM 9 Wagir agar bisa kembali normal. “Semoga nanti Kita bisa menambah jumlah bantuan yang diberikan, sehingga SMKM 9 Wagir bisa kembali beraktivitas normal, dan anak-anak bisa belajar dengan nyaman”. Ucap Sugiarti penuh harap.

Bagi para donatur yang ingin membantu renovasi SMKM 9 Wagir agar bisa kembali normal ataupun program lainnya di Lazismu bisa transfer ke Rekening Bank Syariah Mandiri : 99398 3 23 00 0 00000/ Bank Muamalat : 76650 3 23 00 0 00000, atas nama Humanity Lazismu Kab. Malang. Atau bisa juga layanan jemput donasi dengan menghubungi 0821-4333-4565. (Mirza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *