Terus Menyapa Warga Difabel Dengan Program Tebar 1.000 Kursi Roda di Kota Surabaya

Media sosial

Lazismu Surabaya kembali menyapa sahabat disabilitas dan warga penderita penyakit berat yang membutuhkan alat bantu gerak dengan program 1000 kursi roda. Sabtu pagi tanggal 17 Maret 2018 bertempat di kantor Lazismu di Jl. Wuni 9 Surabaya telah dilaksanakan penyerahan 4 kursi roda kepada para warga disabilitas yang telah mengajukan kepada Lazismu Surabaya.

Salah satu penerima cilik adalah Cinta Aulia, putri pertama pasangan Agus Supriyadi dan Wasilah, warga Jl. Kunti I/29 Surabaya. Gadis cilik yang menerima bantuan kursi roda dari Lazismu Surabaya ini adalah penyandang difabel sejak lahir. Ia tidak bisa berjalan dan harus dibantu dengan kursi roda untuk dapat bergerak dan beraktifitas. “Alhamdulillah semoga bantuan kursi roda ini dapat membantu perkembangan anak saya sehingga bisa kembali normal seperti anak usia dini lainnya. Terima kasih Lazismu” demikian ungkapan syukur dari Wasilah, ibunda Cinta, di kantor Lazismu Jl. Wuni 9 Surabaya.

Menurut Sunarko, Ketua Lazismu Surabaya, penyerahan kursi roda pada Sabtu pagi hari ini berlangsung penuh kekeluargaan disertai dengan tawa canda ceria. Dia akhir acara dilakukan makan bersama antara penerima bantuan dengan para pengurus dan relawan Lazismu Surabaya.

 

Door to Door Serahkan Kursi Roda

Tidak hanya dilakukan di kantor Lazismu saja, penyerahan bantuan kursi roda juga berlangsung di rumah warga yang membutuhkan. Seperti penyerahan bantuan kursi roda yang dananya dari donasi para donatur kepada Syaiful Bahri (70 Tahun) warga Jl. Kedung Klinter gg VII no. 9 Surabaya dilakukan dengan berkunjung ke rumahnya.

Ketika berbincang dengan istri Syaiful Bahri, Sumarlich (69 tahun) diketahui bahwa suaminya telah lama menderita sakit paru-paru dan jantung hingga kakinya bengkak dan sulit untuk bisa berjalan normal sehingga harus memakai bantuan kursi roda. “Suami saya sudah lama menderita penyakit paru dan jantung sampai kedua kakinya bengkak dan tidak bisa dipakai jalan normal. Alhamdulillah Lazismu berkenan bantu suami saya sehingga memudahkan untuk berobat dan kontrol ke RS Dr. Sutomo.,” kata Sumarlich.

Berangkat dari keluhan penyakitnya sehingga membutuhkan kursi roda karena apabila memeriksakan penyakit paru-parunya ke RS Dr. Soetomo terkendala antrian pasiennya yang sangat banyak. Oleh karena itu oleh Yuda Utami, putri Syaiful, mengajukan ke PSM kelurahan Kedungdoro Syaiful yang kemudian dibantu mengajukan bantuan kursi roda ke Lazismu Surabaya.

Pada hari Sabtu tanggal 17 Maret 2018 ini bantuan kursi roda diserahkan ke Syaiful Bahri yang bersama sang istri yang tinggal di rumah petak ukuran 3 x 6 meter yang terkesan kumuh dan masuk ke kampung gang kecil. Namun Syaiful bersyukur bahwa rumah petak itu adalah milik sendiri sehingga tidak mengeluarkan beaya untuk kontrak.

Keluarga Syaiful merasa bahagia dan bersyukur bisa menempati rumah itu. Bpk Syaiful memiliki 3 anak putri. Yuda Utami yang tinggal di kampung itu namun lain rumah bertugas mengawasi kedua orang tuanya yang sudah tua dan sakit-sakitan dibantu adiknya Yuli. Sementara putri ketiganya tinggal di Sumatera.

Syaiful Bahri, istri, dan putrinya merasa bahagia menerima bantuan kursi roda tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada donatur Lazismu yang telah memberi bantuan. Semoga para donatur Lazismu diberi keberkahan dan pahala. Mereka berharap semoga Lazismu Surabaya semakin maju jaya dan terus dalam membantu warga miskin dan Dhuafa. (Adit/Tazmo/Hakim).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?