Budi Suryanto : “Zakat Produktif Untuk Meningkatkan Pemberdayaan Ummat Melalui UMKM”

Media sosial

Budi Suryanto

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jawa Timur mengadakan Grand Launching AKSI UMMAD “Akses Keuangan Syariah untuk Masyarakat Mandiri Berbasis Masjid” pada Selasa, 30 Mei 2017 bertempat di Ballroom Hotel Shangri La, Surabaya. Alhamdulillah saya bisa hadir mengikutinya.

Tujuan utama dari adanya program ini antara lain untuk meningkatkan fungsi dan peran masjid sebagai pusat dakwah dan kemandirian ekonomi umat, meningkatkan peran Lembaga Zakat, Infak, Shadaqah, dan Wakaf (ZISWAF) dalam pemberdayaan umat serta meningkatkan peran lembaga jasa keuangan syariah dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Selain Masjid, Lembaga ZISWAF dan Perbankan Syariah, Program AKSI UMMAD juga mengintegrasikan kontribusi dari kalangan akademisi, Ulama dan para praktisi yang akan berperan aktif dalam memberikan pendampingan kepada para Jama’ah masjid yang menjadi peserta program, baik pendampingan spiritual maupun pendampingan dalam rangka peningkatan kapasitas usaha.
Diharapkan dengan program AKSI UMMAD ini, masjid akan kembali menjadi pusat aktivitas umat Islam, baik sebagai pusat pendidikan, kegiatan sosial, pengembangan ekonomi dan tempat musyawarah untuk memecahkan permasalahan umat.

Program tersebut melibatkan akademisi, ulama dan praktisi baik dalam pendampingan spiritual maupun peningkaptan kapasitas usaha. Program ini sendiri didukung oleh 6 Masjid percontohan, 6 LAZISWAF, 5 perguruan tinggi, 2 perbankan syariah serta 4 lembaga negara dan asosiasi.

Dalam rangkaian Grand Launching AKSI UMMAD, sebelumnya diawali dengan Seminar bertema “Aksi Kebangkitan Ekonomi Umat Melalui Masjid”. Narasumber yang hadir berasal dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Takmir Masjid Jogokaryan Jogjakarta.

Zakat Produktif Untuk Peningkatan Pemberdayaan Ummat Melalui UMKM

Dalam pemaparan yang di sampaikan BAZNAS sebagai salah satu pemateri dalam acara Grand Launching AKSI UMMAD “Akses Keuangan Syariah untuk Masyarakat Mandiri Berbasis Masjid” ada satu topik yang saya akan coba share yaitu tentang “5 Persoalan Ekonomi Umat”. Dari 5 persoalan ekonomi umat ini ada 1 hal yaitu “UMKM Informal” yang coba kita hubungkan dengan Zakat Produktif sebagai salah satu peningkatan pemberdayaan umat melalui sektor UMKM.

Pendayagunaan zakat produktif sesungguhnya mempunyai konsep perencanaan dan pelaksanaan yang cermat seperti mengkaji penyebab kemiskinan, ketidakadaan modal kerja, dan kekurangan lapangan kerja. Dengan adanya masalah tersebut maka perlu adanya perencanaan yang dapat mengembangkan zakat persifat produktif tersebut.

Bagaimana Zakat yang diberikan kepada mustahiq akan berperan sebagai pendukung peningkatan ekonomi mereka apabila di dikomsumsikan pada kegiatan produktif.

Disini efektifitas penyaluran zakat dalam meningkatkan pendapatan mustahik dengan pola penyaluran zakat dalam bentuk pemberdayaan (Produktif) yang disertai target terjadinya kemandirian ekonomi bagi mustahik sehingga di target merubah keadaan penerima dari kondisi mustahik menjadi kategori muzzaki. Target ini adalah target besar yang tidak dapat dengan mudah dan dalam waktu yang singkat. Untuk itu, penyaluran zakat harus disertai dengan pemahaman yang utuh terhadap permasalahan yang ada pada penerima. Apabila permasalahannya adalah permasalahan kemiskinan, harus diketahui penyebab kemiskinan tersebut sehingga dapat mencari solusi yang tepat demi tercapainya target yang telah dicanangkan.

Dana zakat untuk kegiatan produktif akan lebih optimal bila dilaksanakan Lembaga Amil Zakat (LAZ) sebagai organisasi yang terpercaya untuk mengalokasikan, pendayagunaan dan pendistribusian dana zakat. LAZ tidak memberikan zakat begitu saja melainkan mereka mendampingi, memberikan pengarahan, serta pelatihan agar dana zakat tersebut benar-benar dijadikan modal kerja dan pengembangan usaha. Tentunya perlu kerja yang ekstra, karena membina UMKM tidak seperti membalik telapak tangan. Semoga Bisa Terwujud !

 

Budi Suryanto, Anggota Badan Pengurus Lazismu Jawa Timur, Pengusaha dan Konsultan UMKM

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
ada pertanyaan?
Lazismu Jatim
Assalamualikum, adakah yang bisa saya bantu?